library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PERAN PENYULUH KUA DALAM MENGURANGI ANGKA PERNIKAHAN DINI DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN PENGABUAN KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT DARI PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH

Detail Tugas Akhir

PERAN PENYULUH KUA DALAM MENGURANGI ANGKA PERNIKAHAN DINI DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN PENGABUAN KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT DARI PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH

LATIF, ABDUL (2025) PERAN PENYULUH KUA DALAM MENGURANGI ANGKA PERNIKAHAN DINI DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN PENGABUAN KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT DARI PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)_30502300113_fullpdf.pdf
PDF
Text
Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)_30502300113_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (348kB)

Abstract

Pernikahan dini bisa disebut juga dengan perkawinan di bawah umur yaitu perkawinan yang dilakukan oleh calon pasangan suami istri baik laki-laki dan perempuan belum mencapai usia sebagaimana yang diatur dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang perkawinan.. Pernikahan Dini merupakan problematika perkawinan yang masih banyak terjadi di Kecamatan Pengabuan kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dari data yang diperoleh dalam satu bulan terdapat 2 sampai 3 kasus pernikahan dini yang terjadi di Kecamatan Pengabuan kabupaten Tanjung Jabung Barat Dan pernikahan dini tersebut dapat berdampak buruk bagi pelaku pernikahan dini. Dalam hal ini peran Penyuluh Agama sangat penting sebagai pembimbing umat yang sangat diperlukan dalam pecegahan pernikahan usia dini untuk memberikan penyuluhan mengenai dampak buruk dari pernikahan dini kepada masyarakat di Kecamatan Pengabuan kabupaten Tanjung Jabung Barat. Untuk itu masalah yang diajukan adalah apa peran penyuluh KUA dalam mengurangi angka pernikahan dini di Kantor Urusan Agama Kecamatan Pengabuan kabupaten Tanjung Jabung Barat, apa kendala penyuyluh KUA dalam mengurangi angka pernikahan dini. Untuk memperoleh jawaban dari permasalah tersebut, peneliti mengunakan metode penelitian lapangan (field research), dengan pendekatan kualitatif dan dianalisis mengunakan analisis diskriptif. Adapun kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya pernikahan dini di Kecamatan Pengabuan kabupaten Tanjung Jabung Barat yaitu kurangnya sosialisasi Undang- Undang No.16 Tahun 2019, Pergaulan bebas, kurangnya pendidikan dan ekonomi lemah. Peran penyuluh agama dalam mencegah pernikahan dini yaitu dengan cara melakukan bimbingan penyuluhan keagamaan kepada masyarakat dan melakukan sosialisasi ke sekolah dan majlis taklim.

Kata Kunci : Penyuluh Agama, Pernikahan Dini

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints