library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

KEWENANGAN JAKSA DALAM MENANGANI PERKARA YANG DILAKUKAN OLEH ANAK YANG MELAKUKAN PENGULANGAN TINDAK PIDANA

Detail Tugas Akhir

KEWENANGAN JAKSA DALAM MENANGANI PERKARA YANG DILAKUKAN OLEH ANAK YANG MELAKUKAN PENGULANGAN TINDAK PIDANA

LARASATI, GALUH (2025) KEWENANGAN JAKSA DALAM MENANGANI PERKARA YANG DILAKUKAN OLEH ANAK YANG MELAKUKAN PENGULANGAN TINDAK PIDANA. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300376_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300376_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (104kB)

Abstract

Residivis atau pengulangan tindak pidana adalah dimana seseorang melakukan beberapa perbuatan atau lebih perbuatan telah dijatuhi hukum oleh hakim. Jika dikaitkan dengan anak, bahwa pengertian residivis anak adalah mantan narapidana anak yang selepas keluar dari lembaga permasyarakatan melakukan tindak kejahatan kembali serupa atau disebut sebagai penjahat kambuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Kewenangan Jaksa dalam menangani perkara yang dilakukan oleh anak yang melakukan pengulangan tindak pidana, mengetahui dan menganalisis Hambatan dan Solusi Jaksa dalam penanganan perkara yang dilakukan oleh anak yang melakukan pengulangan tindak pidana.
Penelitian hukum ini, merupakan penelitian hukum normatif, yaitu penelitian yang memiliki objek kajian tentang kaidah atau aturan hukum. Penelitian hukum normatif meneliti kaidah atau peraturan hukum sebagai suatu bangunan sistem yang terkait dengan suatu peristiwa hukum.
Jaksa memiliki kewenangan luas dalam menangani perkara anak yang mengulangi tindak pidana, termasuk menentukan kelayakan diversi, menuntut, dan mengawasi putusan pengadilan. Prinsip keadilan restoratif harus diutamakan agar anak mendapatkan rehabilitasi, bukan sekadar hukuman. Meskipun diversi tidak berlaku bagi residivis anak, jaksa perlu mencari solusi pembinaan yang tidak hanya represif. Hambatan dalam penanganan perkara ini meliputi keterbatasan regulasi, kurangnya koordinasi antar-lembaga, minimnya fasilitas rehabilitasi, dan keterbatasan tenaga ahli. Solusi yang diperlukan mencakup peningkatan koordinasi antar-lembaga, penguatan fasilitas rehabilitasi, serta pelatihan jaksa dalam pendekatan psikologis dan sosial. Masyarakat juga berperan dalam rehabilitasi berbasis komunitas guna mendukung reintegrasi anak ke dalam lingkungan sosial. Dengan pendekatan hukum yang seimbang dan berorientasi pada pembinaan, anak yang berkonflik dengan hukum dapat memiliki kesempatan untuk berubah dan tidak kembali melakukan tindak pidana.
Kata Kunci: Anak; Residivis; Jaksa.

Informasi Item

Item Type Thesis (Masters)
Subjects K Law > K Law (General)
Divisions Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Date Deposited 26 Nov 2025 01:56
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/42321

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints