IMPLEMENTASI TERAPI OKUPASI MELUKIS DALAM MENGATASI SELF-HARM PADA KLIEN DENGAN HARGA DIRI RENDAH SITUASIONAL
Berkas Tugas Akhir
Keperawatan (D3)_40902200050_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Self-harm adalah tindakan menyakiti diri sendiri secara sengaja, biasanya tanpa niat untuk bunuh diri. Perilaku ini dilakukan sebagai cara untuk mengatasi tekanan emosional, rasa sakit psikologis, atau untuk mendapatkan rasa lega sementara dari situasi yang mengganggu. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas dari terapi okupasi melukis dalam mengurangi perilau self-harm pada individu dengan harga diri rendah situasional. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, yaitu menarik kesimpulan dengan cara memahami cerita, pengalaman, dan kondisi pasien secara mendalam. Hasil: Adanya perkembangan positif pada kedua klien sebelum dan sesudah dilakukan intervensi, klien menjadi lebih kooperatif, lebih terbuka, dan mampu berpikir lebih realistis terhadap masalah yang dihadapi. Kesimpulan: Afirmasi positif dan penguatan strategi koping terbukti efektif meningkatkan harga diri dan kemampuan mengelola emosi pada klien dengan self-harm. Klien menunjukkan perubahan positif berupa peningkatan kepercayaan diri, keterbukaan sosial, dan pengurangan perilaku menyakiti diri.
Kata kunci: self-harm, harga diri rendah, harga diri rendah situasional, koping individu tidak efektif, afirmasi positif, terapi melukis
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
