IMPLEMENTASI RANGE OF MOTION (ROM) PADA LANSIA DENGAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK
Berkas Tugas Akhir
Keperawatan (D3)_40902200041_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar belakang : Gangguan mobilitas fisik merupakan permasalahan umum pada lansia, terutama akibat proses penuaan atau riwayat penyakit seperti stroke, yang menyebabkan penurunan kekuatan dan rentang gerak otot. Tujuan : Mengetahui proses asuhan keperawatan dengan diagnosa gangguan mobilitas fisik menggunakan intervensi latihan range of motion (ROM). Metode : Desain dalam penelitian ini yaitu deskriptif dengan studi kasus. Tempat pelaksanaan di Rumpelsos Pucang Gading Semarang yang dilaksanakan bulan Desember 2024, menggunakan 2 subjek penelitian. Hasil : Setelah dilakukan tindakan keperawatan 3x7 jam, Klien pertama mengalami peningkatan kekuatan otot kaki kiri dari skala 1 menjadi 2, dan kaki kanan dari 3 menjadi 4. Klien kedua menunjukkan peningkatan kekuatan otot kaki kiri dari 2 menjadi 3. Kesimpulan : Menunjukkan bahwa latihan ROM efektif dalam meningkatkan kekuatan otot lansia. Disarankan agar latihan ROM dilakukan secara konsisten dengan pendekatan psikososial yang memperhatikan kondisi emosional dan kognitif klien.
Kata kunci : Lansia. ROM, Gangguan Mobilitas Fisik
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
