PENERAPAN PROGRAM LATIHAN ROM (PASIF) TERHADAP RENTANG GERAK PADA PASIEN DENGAN MASALAH KEPERAWATAN INTOLERANSI AKTIVTAS
Berkas Tugas Akhir
Keperawatan (D3)_40902200023_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: Salah satu diagnosa keperawatan yang sering dijumpai pada pasien dengan Congestive Heart Failure (CHF) atau gagal jantung kongestif adalah intoleransi aktivitas. Latihan rentang gerak ROM dilakukan untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan menggerakkan sendi secara bebas serta membangun masa otot dan tonus otot. Tujuan: Penerapan ROM (pasif) terhadap rentang gerak. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif, Penulis wawancarai dan observasi dua subjek studi kasus dan tindakan langsung kepada pasien. Hasil: setelah dilakukan perawatan selama 3 hari, menunjukan adanya perbedaan hasil akhir implementasi ROM terhadap rentang gerak dari dua pasien. Kesimpulan: Penerapan ROM (pasif) pada pasienTn. M mampu mengurangi ketergantugan terhadap orang lain, sedangkan pada pasien Tn. N belum mampu mengurangi ketergantungan pasien terhadap orang lain yang diakibatkan oleh kesehatan pasien yang buruk. Studi kasus ini disarankan menggunakan pasien yang sama ketergantungan terhadap orang lain dan memiliki hambatan gerak yang sama.
Kata Kunci: CHF, intoleransi aktivitas, implementasi ROM (pasif).
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
