Analisis Semiotika Roland Barthes pada Meme Politik di Instagram @pemiluland dalam Pilkada Jakarta 2024
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Komunikasi_32802300102_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan meme sebagai strategi komunikasi politik dalam Pilkada Jakarta 2024 melalui media sosial, khususnya Instagram. Meme politik telah berkembang menjadi alat komunikasi yang tidak hanya menyampaikan pesan secara humoris, tetapi juga berfungsi sebagai bentuk kritik sosial dan kanal partisipasi publik dalam diskursus politik digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis semiotik Roland Barthes, penelitian ini menganalisis tujuh meme dari akun Instagram @pemiluland yang mencerminkan berbagai isu politik, mulai dari janji kampanye populis hingga delegitimasi simbolik kandidat. Hasil analisis menunjukkan bahwa meme mampu membentuk opini publik melalui penyampaian pesan visual yang padat, simbolik, dan emosional. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam merespons dan menyebarkan meme menunjukkan terjadinya pergeseran pola komunikasi politik menjadi lebih partisipatif dan horizontal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meme politik merupakan representasi dari transformasi komunikasi politik digital yang semakin kreatif, reflektif, dan demokratis, khususnya di kalangan pemilih muda.
Kata kunci: Meme politik, komunikasi politik, media sosial, Pilkada Jakarta 2024, semiotika
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
