STRATEGI COPING STRES PADA WARGA BINAAN PEMASYARKATAN (WBP) TERVONIS SEUMUR HIDUP DI LAPAS KEDUNGPANE KELAS I SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
Psikologi_30702100237_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi coping stres yang digunakan oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) terpidana seumur hidup di Lapas Kedungpane Kelas I Semarang. WBP dengan hukuman seumur hidup menghadapi tekanan psikologis yang kompleks dan berkepanjangan, yang bersumber dari pembatasan fisik lingkungan lapas, rasa bersalah, penyesalan, hingga keputusasaan terhadap masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam pada tiga subjek terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi coping yang paling dominan adalah emotion-focused coping, khususnya melalui praktik spiritual dan penerimaan terhadap kondisi yang tidak dapat diubah. Sebagian subjek juga menggunakan meaning-focused coping dengan memaknai penderitaan sebagai proses pembelajaran. Dukungan keluarga, aktivitas keagamaan, dan interaksi sosial terbukti menjadi faktor protektif dalam menjaga stabilitas psikologis WBP. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun berada dalam kondisi ekstrem, WBP mampu menunjukkan resiliensi psikologis melalui kombinasi berbagai strategi coping yang dipengaruhi oleh faktor personal, spiritual, sosial, dan lingkungan. Temuan ini menekankan pentingnya peran aktif lembaga pemasyarakatan dan keluarga dalam mendukung kesehatan mental WBP seumur hidup.
Kata kunci: coping stres, warga binaan, hukuman seumur hidup, resiliensi, Lapas Kedungpane
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
