Hubungan Antara Authoritarian parenting dengan Impostor Syndrome Pada Mahasiswa Peserta Program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) Flagship di Universitas Islam Sultan Agung Semarang
Berkas Tugas Akhir
Psikologi_30702100180_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Authoritarian parenting dengan Impostor Syndrome pada mahasiswa peserta Program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) Flagship di Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Populasi pada penelitian ini yaitu mahasiswa yang pernah atau sedang mengikuti program Kampus Merdeka diantaranya Kampus Mengajar, Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA), dan Wirausaha Merdeka. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 110, yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yakni skala Clance Impostor Syndrome Scale (CIPS) dari (Muftiya, dkk. 2024) yang telah diadaptasi ke Bahasa Indonesia dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,886 dan skala Authoritarian parenting dengan reliabilitas koefisiensi sebesar 0,93. Teknik analisis data menggunakan teknik korelasi pearson product moment yang menunjukkan hasil koefisien korelasi rxy yaitu 0,165 dengan taraf signifikansi 0,043 (p<0,05) yang artinya terdapat hubungan positif antara Authoritarian Parenting dengan Impostor Syndrome pada mahasiswa peserta program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) Flagship di Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Kata Kunci: Impostor Syndrome, Authoritarian parenting, MBKM
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
