library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

TANGGUNG JAWAB DAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI NOTARIS WERDA TERHADAP AKTA OTENTIK YANG DIBUATNYA

Detail Tugas Akhir

TANGGUNG JAWAB DAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI NOTARIS WERDA TERHADAP AKTA OTENTIK YANG DIBUATNYA

NURRACHMAN, R. ALI (2025) TANGGUNG JAWAB DAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI NOTARIS WERDA TERHADAP AKTA OTENTIK YANG DIBUATNYA. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Kenotariatan_21302200074_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Kenotariatan_21302200074_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (158kB)

Abstract

Notaris merupakan pejabat umum yang memiliki wewenang dalam pembuatan akta otentik yang memiliki kekuatan pembuktian hukum.Permasalahan pada tesis ini adalah 1) Bagaimana Tanggung Jawab Notaris yang telah werda terhadap akta otentik yang dibuatnya 2) Bagaimana bentuk perlindungan hukum notaris setelah werda terhadap akta otentik yang dibuatnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana tanggung jawab dan perlindungan hukum bagi notaris tersebut ketika notaris telah memasuki masa purna tugas (werda), muncul persoalan mengenai keberlanjutan tanggung jawab hukum terhadap akta yang telah dibuat, serta sejauh mana perlindungan hukum masih melekat pada dirinya.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk tanggung jawab hukum notaris werda terhadap akta otentik yang telah dibuatnya dan bagaimana perlindungan hukum diberikan setelah masa jabatan berakhir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis sosiologis dengan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun masa jabatan notaris telah berakhir, tanggung jawab atas akta yang dibuat tetap melekat padanya sesuai ketentuan Pasal 65 UUJN.
Namun demikian, perlindungan hukum terhadap notaris werda tidak sekuat saat masih aktif menjabat, sehingga menimbulkan kekosongan norma dan potensi ketidakpastian hukum. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan hukum yang lebih tegas mengenai batas tanggung jawab dan perlindungan hukum notaris setelah purna tugas agar kepastian dan keadilan hukum dapat terwujud.
Kata kunci: Notaris Werda, Akta Otentik, Tanggung Jawab, Perlindungan Hukum, UUJN.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints