Hubungan antara Subjective Well-Being dengan Kepribadian Narsistik pada Laki-laki Dewasa Awal Pengguna Instagram di Universitas X Kota Semarang
Berkas Tugas Akhir
Psikologi_30702100164_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara subjective well-being dengan Kepribadian narsistik pada laki-laki dewasa awal pengguna instagram di Universitas X Kota Semarang. Populasi pada penelitian ini yaitu mahasiswa laki-laki di Universitas X Kota Semarang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 103 orang, yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Dalam pengambilan data menggunakan tiga alat ukur yakni Narcissistic Personality Inventory-16 (NPI-16) adaptasi Pratama (2017) ( 0,687), Satisfaction with Life Scale (SWLS) (Diener, dkk., 1985) ( 0,828) dan skala Positive and Negative Affect Schedule (PANAS) ( afek positif 0,861 dan afek negatif 0,853) (Watson, dkk., 1988) adaptasi Akhtar (2018). Hipotesis dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan negatif antara subjective well-being dengan kepribadian narsistik. Analisis menggunakan teknik korelasi Spearman’s Rho mendapatkan rxy yaitu 0,203, dengan signifikansi 0,040 (p < 0,05). Hasil analisis data menunjukkan terdapat hubungan positif antara subjective well-being dengan kepribadian narsistik, sehingga hipotesis penelitian ini ditolak.
Kata Kunci: Kepribadian Narsistik, Subjective Well-Being
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
