library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

TINJAUAN TERHADAP PENEGAKAN HUKUM KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA

Detail Tugas Akhir

TINJAUAN TERHADAP PENEGAKAN HUKUM KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA

Saffira, Adelia Chandra (2025) TINJAUAN TERHADAP PENEGAKAN HUKUM KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Ilmu Hukum_30302100021_fullpdf.pdf
PDF
Text
Ilmu Hukum_30302100021_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (234kB)

Abstract

Indonesia adalah negara hukum berdasarkan Pasal 1 ayat (3) UUD 1945. Hukum berfungsi mengatur kehidupan bermasyarakat agar tercipta ketertiban dan keadilan. Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) melanggar hukum dan sering kali menargetkan perempuan, menyebabkan penderitaan fisik, psikis, dan seksual. UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT hadir untuk melindungi korban dan menciptakan kesejahteraan keluarga. Upaya pencegahan dan penegakan hukum penting untuk mengurangi kasus KDRT yang terus meningkat tiap tahun. Tujuan penelitian untuk mengetahui penegakan hukum kekerasan dalam rumah tangga dalam perspektif hukum pidana dan untuk mengetahui kendala terhadap penegakan hukum kekerasan dalam rumah tangga dalam perspektif hukum pidana dan solusinya.
Metode yang diterapkan dalam penulisan ini dilakukan dengan penelitian hukum yuridis normatif yaitu dengan melakukan analisis terhadap permasalahan melalui pendekatan asas-asas hukum serta mengacu pada norma-norma hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan.
Hasil penelitian ini adalah Penegakan hukum kekerasan dalam rumah tangga dalam perspektif hukum pidana, penegakan hukum terhadap Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terus berkembang, mencakup kekerasan fisik, psikis, seksual, dan ekonomi. Dalam perspektif hukum pidana di Indonesia, UU PKDRT (2004) memberikan landasan hukum yang lebih komprehensif dibandingkan KUHP lama, yang tidak secara eksplisit mengatur KDRT. UU PKDRT memperkenalkan perlindungan khusus bagi korban, termasuk rehabilitasi fisik dan psikologis, serta hukuman yang lebih berat bagi pelaku kekerasan. Meski demikian, tantangan dalam implementasi hukum ini masih ada, terutama terkait dengan efektivitas penegakan hukum dan perlindungan bagi korban di tengah dinamika sosial dan kendala terhadap penegakan hukum kekerasan dalam rumah tangga dalam perspektif hukum pidana dan solusinya, penegakan hukum Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) menghadapi berbagai kendala, termasuk budaya patriarki, kurangnya fasilitas dan layanan bagi korban, kendala hukum terkait penafsiran pasal, serta faktor ekonomi dan psikologis. Korban sering enggan melapor karena stigma sosial, ketergantungan finansial, dan trauma. Solusi meliputi edukasi kesetaraan gender, penyediaan shelter, pelatihan bagi aparat penegak hukum, reformasi hukum, serta bantuan ekonomi dan psikologis bagi korban. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diperlukan untuk mengatasi masalah ini.

Kata Kunci; Penegakan Hukum, Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Pidana

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects K Law > K Law (General)
Divisions Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Date Deposited 29 Apr 2025 03:47
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/39582

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints