PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum Basilicum L.) TERHADAP KADAR IL-10 Studi Eksperimental Terhadap Tikus Putih Galur Wistar Yang Dipapar Asap Rokok
Berkas Tugas Akhir
Kedokteran Umum_30102100143_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Kadar IL-10 adalah indikator proses inflamasi dalam tubuh. Peningkatan kadar IL-10 dapat disebabkan oleh paparan radikal bebas, seperti asap rokok. Daun kemangi (Ocimum basilicum L.) berfungsi sebagai antiinflamasi dan antioksidan melalui mekanisme penghambatan aktivasi Nuclear Factor Kappa-β (NF-kβ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun kemangi terhadap kadar IL-10 pada tikus Wistar yang terpapar asap rokok.
Penelitian menggunakan desain eksperimental post-test only control group dengan 25 ekor tikus Wistar yang dibagi menjadi lima kelompok: normal (K1), control negatuf (K2), kontrol positif (K3), perlakuan 1 (K4), dan perlakuan 2 (K5). Penelitian berlangsung selama 14 hari, dengan analisis kadar IL-10 pada hari ke-15. Data dianalisis menggunakan SPSS statistik uji ANOVA dan Post-Hoc LSD.
Rerata kadar IL-10 adalah 95,04 ± 2,46 pg/mL (K1), 30,92 ± 2,05 pg/mL (K2), 62,57 ± 1,98 pg/mL (K3), 53,68 ± 2,33 pg/mL (K4), dan 69,63 ± 0,75 pg/mL (K5). Uji Shapiro-Wilk data normal (p<0,05), uji Levene homogen (p>0,05), uji ANOVA setidaknya 2 kelompok berbeda signifikan (p<0,05), dan uji Post-Hoc LSD berbeda semua kelompok (p<0,05).
Kesimpulan: ekstrak daun kemangi berpengaruh terhadap kadar IL-10 pada tikus Wistar yang terpapar asap rokok.
Kata kunci: Ekstrak daun kemangi, IL-10, vitamin E, antiinflamasi
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
