PENGARUH EKSTRAK KUNIR PUTIH (CURCUMA ZEDOARIA) TERHADAP KADAR BILIRUBIN Studi Eksperimental pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar Model Diabetes Melitus
Berkas Tugas Akhir
Kedokteran Umum_30102100141_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Diabetes Melitus (DM) merupakan gangguan metabolik yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah. DM kronis dapat mengakibatkan komplikasi kerusakan pada hepar yang ditandai dengan kenaikan kadar bilirubin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kunir putih (Curcuma zedoaria) terhadap kadar bilirubin.
Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitan eksperimental dengan rancangan penelitian Post Test Only Group Design. Pengambilan sampel darah dilakukan melalui vena optalmikus pada 28 ekor tikus yang dibagi menjadi 4 kelompok. Data hasil presentase penurunan kadar bilirubin dari tiap kelompok dianalisis menggunakan Mann Whitney Test (p<0,005).
Hasil penelitian kelompok yang diberikan ekstrak kunir putih dosis 9 mg/200gBB mengalami penurunan hingga 0,89 ± 0,07 mg/dl dan dosis 18 mg/200gBB menurun hingga 0,58 ± 0,10 mg/dl.
Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kunir putih berpengaruh terhadap penurunan kadar bilirubin pada tikus model diabetes melitus.
Kata Kunci: Diabetes Melitus; Kunir Putih (Curcuma zedoaria); Kadar Bilirubin
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
