library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

HUBUNGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS DENGAN DERAJAT KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE ISKEMIK Studi Observasional Analitik pada Pasien Stroke Iskemik di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen

Detail Tugas Akhir

HUBUNGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS DENGAN DERAJAT KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE ISKEMIK Studi Observasional Analitik pada Pasien Stroke Iskemik di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen

Faizah, Khadijah Ayu (2025) HUBUNGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS DENGAN DERAJAT KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE ISKEMIK Studi Observasional Analitik pada Pasien Stroke Iskemik di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Kedokteran Umum_30102100115_fullpdf.pdf
PDF
Text
Kedokteran Umum_30102100115_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (379kB)

Abstract

Stroke iskemik dapat menyebabkan penurunan aktivitas fisik akibat penurunan derajat kekuatan otot. Diabetes mellitus (DM) sebagai faktor risiko stroke dapat memperburuk kondisi ini melalui kerusakan mikrovaskular yang mengganggu aliran darah ke otot dan saraf. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan DM dengan derajat kekuatan otot pada pasien stroke iskemik.
Studi ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional pada 68 pasien stroke iskemik usia ≥30 tahun yang dirawat di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen selama Januari–Juni 2024. Status DM dinilai dari pemeriksaan glukosa darah sewaktu ≥200 mg/dL sebelum atau saat serangan stroke. Derajat kekuatan otot diukur menggunakan Manual Muscle Testing (MMT) dan dikategorikan menurut skala Kozier berdasarkan rekam medis. Hubungan antara DM dan derajat kekuatan otot dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman’s rho.
Sebanyak 19,1% pasien stroke iskemik memiliki DM, dengan distribusi derajat kekuatan otot: derajat 1 (7,4%), derajat 4 dan 5 masing-masing (4,4%), serta derajat 3 (2,9%). Pasien tanpa DM sebesar 81,9%, dengan distribusi: derajat 3 (23,5%), derajat 4 (20,6%), dan derajat 5 (14,7%). Hasil uji Spearman’s rho menunjukkan p=0,692 (p>0,05) dan r=0,049.
Derajat kekuatan otot pasien stroke iskemik, baik dengan maupun tanpa DM, terbanyak pada derajat 3–5. Kejadian DM tidak berhubungan dengan derajat kekuatan otot pada pasien stroke iskemik.

Kata kunci: Kekuatan otot, stroke iskemik, diabetes mellitus.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints