library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

HUBUNGAN ANTARA FAKTOR SOSIAL EKONOMI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12 – 59 BULAN Studi Case Control di Wilayah Kerja Puskesmas Guntur II Kabupaten Demak

Detail Tugas Akhir

HUBUNGAN ANTARA FAKTOR SOSIAL EKONOMI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12 – 59 BULAN Studi Case Control di Wilayah Kerja Puskesmas Guntur II Kabupaten Demak

Khairunnisa, Aulia Shafa (2024) HUBUNGAN ANTARA FAKTOR SOSIAL EKONOMI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12 – 59 BULAN Studi Case Control di Wilayah Kerja Puskesmas Guntur II Kabupaten Demak. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Kedokteran Umum_30102000034_fullpdf.pdf
PDF
Text
Kedokteran Umum_30102000034_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (374kB)

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Prevalensi stunting menurun namun masih belum mencapai target nasional. Salah satu faktor penyebab stunting adalah faktor sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor sosial ekonomi dengan kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Guntur II Kabupaten Demak.
Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain case control. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Guntur II Kabupaten Demak pada bulan September - Oktober 2024. Faktor sosial ekonomi yang diteliti meliputi tingkat pendidikan ibu, pekerjaan ibu, tingkat pendapatan keluarga, jumlah balita yang diasuh dalam keluarga dan status merokok. Pengambilan sampel dilakukan dengan consecutive sampling. Uji yang digunakan yaitu uji chi-square untuk analisis bivariat.
Hasil analisis dengan uji chi-square tingkat pendidikan ibu (p = 0,352; OR = 1,545; CI = 0,616 – 3,878), pekerjaan ibu (p = 0,393; OR = 0,694; CI = 0,299 – 1,608), tingkat pendapatan keluarga (p = 0,003; OR = 3,763; CI = 1,550 – 9,135), jumlah balita yang diasuh dalam keluarga (p = 0,081; OR = 2,929; CI = 0,844-10,162) dan status merokok (p = 0,001; OR = 5,688; CI = 2,010 – 16,092).
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pendapatan keluarga dan status merokok terdapat hubungan yang signifikan terhadap kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Guntur II Kabupaten Demak.
Kata kunci: Stunting, sosial ekonomi, pendidikan, pekerjaan, pendapatan keluarga, jumlah balita, status merokok

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints