Setyawan, Eko Ari (2012) FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU DEFISIT PERAWATAN DIRI PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH Dr. AMINO GONDO HUTOMO SEMARANG. Undergraduate thesis, Fakultas Keperawatan UNISSULA.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

| Preview Download (162kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

| Preview Download (173kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

| Preview Download (174kB)

Abstract

Latar Belakang: defisit perawatan diri adalah hambatan kemampuan untuk melakukan atau
menyelesaikan aktivitas perawatan diri meliputi mandi, berhias (berpakaian), makan, dan
toileting (eliminasi). Bulan Maret 2012 di Rumah Sakit Jiwa Semarang terdapat 11% dari 675
pasien yang mengalami defisit perawatan diri. Dari kejadian diatas apabila tidak diatasi
memiliki resiko kerusakan integritas kulit, kerusakan membran mukosa oral, dan kerusakan
integritas jaringan. Adanya resiko tersebut menimbulkan spekulasi bahwa semakin rendah
perawatan diri maka semakin tinggi mengalami resiko tersebut.
Tujuan penelitian: mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku defisit perawatan
diri pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Aminogondo Hutomo Semarang.
Metode penelitian: penelitian ini adalah penelitian observasi analitik, pengumpulan data
adalah secara kuantitatif dengan menggunakan total sampel. Jumlah responden ada 63
responden yang sesuai kriteria inklusi dengan system random sampling. Data diolah dengan
secara statistik menggunakan rumus Chi square.
Hasil :Sebanyak 38 (60,3%) responden yang mengalami defisit perawatan diri disebabkan
karena body image dengan Pvalue 0,001, sebanyak 39 (61,9%) responden disebabkan karena
praktik sosial dengan Pvalue 0,000, sebanyak 47 (74,6%) responden disebabkan karena status
sosioekonomi dengan Pvalue 0,005, sebanyak 45 (71,4%) responden disebabkan karena
pengetahuan dengan Pvalue 0,003.
Kesimpulan : Ada empat faktor yang mempengaruhi Defisit Perawatan Diri pada pasien
Skizofrenia yaitu; Body Image, Praktik Sosial, Status Sosioekonomi, dan pengetahuan.
Faktor yang paling mempengaruhi Defisit Perawatan Diri adalah faktor Praktik Sosial.

Kata kunci : Faktor Perilaku, Defisit Perawatan Diri, Skizofrenia

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Keperawatan
Fakultas Ilmu Keperawatan > D3 Keperawatan
Depositing User: Users 727 not found.
Date Deposited: 07 Apr 2016 03:19
Last Modified: 07 Apr 2016 03:19
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/3862

Actions (login required)

View Item View Item