HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH OTORITER DENGAN PERILAKU BERBOHONG PADA REMAJA DI SMPN 1 BANDUNGAN
Berkas Tugas Akhir
Psikologi_30702000143_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter dengan perilaku berbohong pada remaja di SMPN 1 Bandungan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah remaja SMPN 1 Bandungan kelas 7 dan 9 tahun ajaran 2024/2025 dengan jumlah sampel sebanyak 430 responden. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala pola asuh otoriter dan skala perilaku berbohong. Skala pola asuh otoriter terdiri dari 26 aitem dengan koefisien reliabilitas α=0,788, sedangkan skala perilaku berbohong terdiri dari 26 aitem dengan koefisien reliabilitas α=0,850. Teknik analisis data menggunakan metode korelasi pearson product moment. Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara pola asuh otoriter orang tua dengan perilaku berbohong pada siswa SMPN 1 Bandungan. Koefisien korelasi sebesar rxy = 0,225 dengan tingkat signifikasi 0,001 (p<0,01). Apabila semakin tinggi pola asuh otoriter orang tua maka semakin tinggi perilaku berbohong siswa, dan begitu pula sebaliknya. Jika semakin rendah pola asuh otoriter orang tua maka semakin rendah perilaku berbohong siswa.
Kata kunci: Pola Asuh Otoriter, Orang tua, Perilaku Berbohong
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
