HUBUNGAN SUARA BISING KNALPOT BRONG DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN PADA KOMUNITAS COMMONRAILFUN (Studi Cross Sectional di Komunitas Commonrailfun di Kota Semarang)
Berkas Tugas Akhir
Kedokteran Umum_30102000078_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Dampak negatif dari kebisingan adalah Noice Induced Hearing Loss (NIHL) dan juga menyebabkan gangguan pada sistem bukan pendengaran seperti contohnya adalah gangguan komunikasi, rasa yang tidak nyaman, cemas, dan stres. Komunitas Commonrailfun merupakan komunitas otomotif mobil dan motor yang semua anggota kendaraannya menggunakan knalpot brong, sering berkumpul dan mengikuti kontes auto show atau acara kontes mobil sejenisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan suara bising knalpot brong dengan gangguan pendengaran pada komunitas Commonrailfun di kota Semarang.
Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik menggunakan studi cross sectional menggunakan 28 sampel dengan teknik consecutive sampling. Seluruh sampel akan dilakukan pemeriksaan audiometri dan pengukuran intensitas suara bising knalpot. Uji statistik yang digunakan adalah Uji Spearman.
Hasil penelitian ini subjek penelitian yang mengalami gangguan pendengaran sebanyak 6 orang (21,4%) dan yang tidak mengalami gangguan pendengaran sebanyak 22 orang (78,6%) serta terkait intensitas kebisingan knalpot brong dalam satuan dB, terdapat 12 orang yang terpapar bising <100 dB dan terdapat 16 orang yang terpapar bising ≥100 dB. Berdasarkan uji Spearman didapatkan nilai p sebesar 0,155 yang berarti tidak terdapat hubungan antara suara bising knalpot brong dengan gangguan pendengaran pada komunitas Commonrailfun di kota Semarang.
Tidak terdapat hubungan suara bising knalpot brong dengan gangguan pendengaran pada komunitas Commonrailfun di kota Semarang.
Kata kunci : Bising knalpot, Gangguan pendengaran
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
