library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

METODE FORWARD CHAINING UNTUK IDENTIFIKASI PENYEBAB GANGGUAN TRANSMISI DI PT.PLN UNIT INDUK PENYALURAN DAN PUSAT PENGATUR BEBAN KALIMANTAN

Detail Tugas Akhir

METODE FORWARD CHAINING UNTUK IDENTIFIKASI PENYEBAB GANGGUAN TRANSMISI DI PT.PLN UNIT INDUK PENYALURAN DAN PUSAT PENGATUR BEBAN KALIMANTAN

Nugroho, Hadi (2024) METODE FORWARD CHAINING UNTUK IDENTIFIKASI PENYEBAB GANGGUAN TRANSMISI DI PT.PLN UNIT INDUK PENYALURAN DAN PUSAT PENGATUR BEBAN KALIMANTAN. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Teknik Elektro_30602200158_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (119kB)
PDF
Text
Teknik Elektro_30602200158_fullpdf.pdf

Abstract

Penelusuran gangguan pada jaringan transmisi Perusahaan Listrik Negara (PLN) merupakan aspek krusial dalam menjaga kestabilan pasokan listrik dan menghindari pemadaman yang terlalu lama. Salah satu metode yang efektif untuk menelusuri gangguan tersebut adalah dengan menggunakan metode forward chaining.
Forward chaining adalah teknik inferensi dalam sistem pakar yang memulai pencarian solusi dari sekumpulan fakta yang diketahui dan menggunakan aturan-aturan yang ada untuk mendapatkan kesimpulan atau solusi. Dalam konteks penelusuran gangguan transmisi PLN, metode ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi penyebab gangguan berdasarkan data proteksi gardu induk.Setiap aturan yang diterapkan menghasilkan fakta baru yang kemudian digunakan untuk menerapkan aturan selanjutnya, hingga ditemukan penyebab utama gangguan. Langkah metode forward chaining diawali dengan pengumpulan data kemudian dibuatkan kalsifikasi pohon diagram. Skema pohon diagram itulah yang digunakan untuk standar penelusuran gangguan forward chaining. Data yang diperlukan dalam metode ini adalah laporan gangguan transmisi yang terdiri dari nominal impedansi, nominal fault clearance time, nominal puncture test serta rekaman petir vaisala
Nominal data gangguan dapat digunakan sebagai acuan penelusuran gangguan. Fault clearance time yang dibawah 20 ms diidikasikan sebagai petir karena petir adalah penyebab gangguan yang memiliki clearance time paling cepat. Impedansi yang tinggi menunjukkan nilai resistansi yang tinggi juga. Impedansi yang bersifat resistif dalam web locus dan impedansi digambarkan melalui sumbu x terhadap sumbu y. Hal tersebut dapat ditemui dalam gangguan pohon.

Kata kunci: transmisi, forward chaining, gangguan

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints