library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

IMPLEMENTASI PEMBERIAN MADU UNTUK MEMPERBAIKI DEHIDRASI DAN FREKUENSI DIARE PADA ANAK DENGAN DIARE AKUT

Detail Tugas Akhir

IMPLEMENTASI PEMBERIAN MADU UNTUK MEMPERBAIKI DEHIDRASI DAN FREKUENSI DIARE PADA ANAK DENGAN DIARE AKUT

FAUZAN, ILHAM (2024) IMPLEMENTASI PEMBERIAN MADU UNTUK MEMPERBAIKI DEHIDRASI DAN FREKUENSI DIARE PADA ANAK DENGAN DIARE AKUT. Diploma thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Keperawatan (D3)_40902100001_fullpdf.pdf
PDF
Text
Keperawatan (D3)_40902100001_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (135kB)

Abstract

Latar Belakang : Diare didefinisikan sebagai suatu keadaan dimana terjadi peningkatan jumlah buang air besar yang terjadi akibat adanya suatu infeksi.
World Health Organization (WHO) memperkirakan 4 milyarkasusdiare terjadi di dunia pada tahun 2007 dan 2,2 juta diantaranya meninggal, sebagian besar anak-anak di bawah umur 5 tahun. Pada kasus-kasus yang terlambat meminta pertolongan medis, sehingga syok hipovolemik yang terjadi sudah tidak dapat diatasi lagi maka dapat timbul Tubular Nekrosis Akut pada ginjal yang selanjutnya terjadi gagal multi organ. Komplikasi ini dapat juga terjadi bila penanganan pemberian cairan tidak adekuat sehingga tidak tecapai rehidrasi yang optimal. Penanganan diare selain menggunakan teknik farmakoterapi terdapat juga terapi komplementer yang dapat digunakan yaitu dengan memberikan madu. Pemberian oral madu pada anak yang dilakukan dengan dosis pemberian suplementasimadu oral dengan pengenceran menggunakan air mineral steril menunjukkan hasil diaredandehidrasimembaik. Tujuan : untuk memperbaiki dehidrasidanfrekuensidiare. Metode : dalampenyusunan Karya Tulis Ilmiah ini yaitu studi kasus deskriptif. Hasil : berdasarkan hasil wawancara, observasi, dan tindakan langsung kepada pasien, menunjukkan dapat memperbaiki dehidrasi dan frekuensi diare. Hal ini disebabkan karena pasien telah dilakukan implementasi pemberian madu untuk memperbaiki dehidrasi dan frekuensi diare karena efektif mengembalikan hidrasi dan gangguan pencernaan. Kesimpulan : implementasi pemberian dapat memperbaiki dehidrasi dan frekuensi diare. Oleh karena itu, untuk penelitian lebihlanjut disarankan menggunakanwaktuyanglebih lamaterkait pemberian madu untuk memperbaiki dehidrasi dan frekuensi diare.

Kata Kunci : Diare, Pemberian madu, Hipovolemia

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints