Rokib, Anang Suryana (2024) ANALISIS TREN ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN UNTUK ZONA INDUSTRI DARI TAHUN 2000 – 2022 DI PALUR KABUPATEN KARANGANYAR. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Perencanaan Wilayah dan Kota_31202300044_fullpdf.pdf |
![]() |
Text
Perencanaan Wilayah dan Kota_31202300044_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Pertambahan penduduk suatu kota akan berimplikasi terhadap peningkatan
kebutuhan lahan dan lapangan pekerjaan. Karena semua aktivitas dilakukan di atas
lahan, maka akan terjadi persaingan penggunaan lahan. Kecenderungan dari persaingan ini
menyebabkan terjadinya alih fungsi lahan, terutama di daerah hinterland di mana lahan
persawahan masih tersedia cukup luas. Di Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar
dimana zona industri Palur berada di dalamnya adalah salah satu daerah hinterland dan
menjadi limpahan dari pergeseran penggunaan lahan tersebut. Studi ini mencoba
menangkap fenomena alih fungsi lahan pertanian menjadi industri yang terdapat di zona
industri Palur, dilihat dari sisi permintaan dan penawaran lahan. Sasaran dari studi ini
adalah untuk mengidentifikasi perubahan luas lahan pertanian dan industri,
mengidentifikasi proses perubahan penggguna lahan yang terjadi, dan untuk
mengidentifikasi faktor-faktor serta bobot penyebab perubahan tersebut.
Metode yang digunakan untuk analisis perubahan luas adalah metode overlay peta
dengan membandingkan peta lama (peta rencana tata guna lahan) dengan sumber data lama
dan baru. Metode analisis kualitatif deskriptif dengan mengkaji aspek manajemen lahan
yang merupakan paduan dari tiga sistem, yaitu sistem aktifitas, pengembangan dan
lingkungan digunakan untuk mengidentifikasi proses perubahan penggunaan lahan yang
terjadi. Sedangkan untuk mengidentifikasi faktor-faktor dan bobot faktor penyebab
perubahan penggunaan lahan yang terjadi menggunakan metode analisis faktor.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa luas lahan pertanian di zona industri Palur
berkurang 126,596 Ha, dan luas lahan industri bertambah 54,6 Ha. Selain terjadi
penyimpangan luas, ternyata juga terdapat penyimpangan lokasi industri dari yang sudah
ditetapkan. Berdasarkan temuan hasil studi ini dapat diberikan suatu rekomendasi bahwa
RTRK Palur tahun 2000-2022 perlu dievaluasi. RTRK yang telah disusun dapat
dipertahankan namun perlu dievaluasi agar mampu mengarahkan mekanisme pasar
(kondisi permintaan dan penawaran lahan) yang terjadi, sehingga pada praktiknya mampu
mengarahkan pertumbuhan aktivitas-aktivitas lain yang muncul sebagai akibat dari
pertumbuhan aktivitas industri. Selanjutnya perlu dibuatkan RTRK Palur yang baru untuk
memperbaharui RTRK yang lama. Di dalam penyusunan RTRK yang baru diharapkan
dapat mengevaluasi gejala perubahan penggunaan lahan yang tidak sesuai dengan kondisi
eksisting, sehingga apabila terjadi perubahan yang cenderung menyimpang akan segera
diantisipasi.
Kata kunci : perubahan penggunaan lahan, pertanian, industri
Dosen Pembimbing: | Yuliani, Eppy and Sumiati, Siti | UNSPECIFIED |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
Divisions: | Fakultas Teknik Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi) |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 20 Nov 2024 06:56 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/36350 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |