library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

HUBUNGAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH (BBLR) DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM Studi Observasional Analitik di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang

Detail Tugas Akhir

HUBUNGAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH (BBLR) DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM Studi Observasional Analitik di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang

Trisnianti, Septia Putri (2024) HUBUNGAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH (BBLR) DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM Studi Observasional Analitik di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Kedokteran Umum_30101700163_fullpdf.pdf
PDF
Text
Kedokteran Umum_30101700163_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (263kB)

Abstract

Angka Kematian Neoatal dapat menjadi suatu indikator untuk mengukur baik
buruknya kondisi kesehatan masyarakat di suatu wilayah. Pada data profil
kesehatan Provinsi Jawa Tengah menunjukkan bahwa pada Tahun 2019 jumlah
AKN di Kota Semarang tercatat 5,0 / 1000 kelahiran hidup, di Provinsi Jawa
Tengah yaitu 5,8 / 1.000 kelahiran hidup. Penyebab kematian neonatal di urutan
pertama terdapat BBLR 46,4%, asfiksia 30,3%, kelainan bawaan 20,0% lalu
untuk urutan yang terakhir yaitu sepsis sebesar 3,3%. Data tersebut menunjukkan
persentase terbesar penyebab AKN adalah BBLR, asfiksia neonatorum dan
kelainan bawaan. Tujuan dilakukannya penelitian adalah untuk mengetahui
adanya keeratan hubungan antara Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengan
kejadian asfiksia neonatorum di RSI Sultan Agung Semarang (RSISA).
Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasional analitik dan
menggunakan desain penelitian yaitu crossectional, teknik yang digunakan untuk
melakukan pengambilan sampel yaitu dengan teknik total sampling dengan
jumlah responden yaitu 54 responden. Data didapatkan dari catatan rekam medis
RSI Sultan Agung Semarang. Penelitian ini menggunakan analisis statistik
Spearmen Test.
Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan nilai p = 0,027 (p<0,05)
yang bermakna bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara Berat Bayi Lahir
Rendah (BBLR) di RSI Sultan Agung Semarang. Sehingga dapat disimpulkan
bahwa adanya keterikatan antara Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) dengan
kejadian asfiksia neonatorum.
Kata kunci : Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR), asfiksia neonatorum, AKN.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints