Kisworo, Bayu (2024) PERAN NOTARIS DALAM PEMBAGIAN WARIS TERHADAP ANAK ANGKAT MENURUT KUH PERDATA DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Magister Kenotariatan_21302200020_fullpdf.pdf] Text
Magister Kenotariatan_21302200020_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Magister Kenotariatan_21302200020_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Kenotariatan_21302200020_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (2MB)

Abstract

Hukum Islam dan Hukum Perdata Barat yang berlaku di Indonesia dalam
memandang status anak angkat dan implikasinya terhadap perkara kewarisan ini menjadi
hal yang menarik untuk diteliti. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
kedudukan anak angkat menurut sistem Hukum Barat dan Hukum Islam, bagaimana
ketentuan pembagian waris anak angkat menurut Hukum Barat dan Hukum Islam,
bagaimana peran Notaris dalam pembagian waris terhadap anak angkat.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitiannya
penelitian kualitatif, metode pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode
yuridis normatif, sedangkan jenis dan sumber data dalam penelitian ini jenis datanya
kualitatif, sumber datanya adalah data primer dan data sekunder, metode pengumpulan
data dalam data primer yang sifatnya mendukung data sekunder dengan cara metode
wawancara dengan data sekundernya dengan melalui studi kepustakaan, metode
analisisnya adalah diskriptif normatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedudukan anak angkat menurut kitab
undang-undang hukum perdata dan hukum Islam berbeda kedudukan anak angkat
menurut kitab undang-undang hukum perdata dianggap sebagai anak kandung sedangkan
kedudukan anak angkat menurut hukum Islam sebagai anak angkat. Kedudukan anak
angkat ini akan mempengaruhi hak waris atas anak angkat. Adapun ketentuan pembagian
waris anak angkat menurut kitab undang-undang hukum perdata mendapat bagian sama
dengan anak kandung sebagaimana bagian waris ini sudah di tentukan dalam undangundang
yang
disebut
AB
Instato
ketentuan
pembagian
waris
anak
angkat
menurut
hukum

Islam

karna statusnya sebagai anak angkat maka anak angkat ini menurut kompilasi
hukum islam anak angkat mendapatkan 1/3 bagian (wasiat wajibah). Peran notaris dalam
pembagian waris terhadap anak angkat membuatan akta pernyataan waris dan surat
keterangan hak waris dan apabila sang notaris disuruh untuk menghitungkan bagian hak
waris maka seorang notaris berhak ikut serta membagikan waris secara adil dan menurut
undang-undang dan peraturan yang berlaku.
Kata Kunci: Pembagian waris, Anak Angkat, KUH Perdata dan KHI, Peran Notaris

Dosen Pembimbing: Listyawati, Peni Rinda | nidn0618076001
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Magister Kenotariatan
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 06 Aug 2024 03:42
Last Modified: 06 Aug 2024 03:42
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/35266

Actions (login required)

View Item View Item