PENGARUH EDUKASI MENYUSUI IBU HAMIL PADA PENINGKATAN EFIKASI DIRI DALAM MENYUSUI DI PUSKESMAS WILAYAH KERJA KABUPATEN KENDAL
Berkas Tugas Akhir
Kebidanan_32102000047_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Pemberian ASI eksklusif secara global menunjukkan prevelensi menyusui secara eksklusif pada bayi berusia 0 hingga 6 bulan hanya sebesar 38%. Tahun 2021, 69,7% bayi di Indonesia telah mendapatkan ASI eksklusif. Angka ini masih jauh dibandingkan dengan pencapaian ASI eksklusif di daerah Kendal yang hanya mencakup 55%. Penelitian menunjukan bahwa peluang penghentian pemberian ASI eksklusif menurun sebesar 80% ketika efikasi diri dalam menyusui juga menurun karena ketidakpahaman ibu mengenai menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan apakah terdapat perbedaan kelompok yang diberikan dan tidak diberikan edukasi menyusui pada saat prenatal terhadap peningkatan efikasi diri dalam menyusui. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif eksperimental. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III di wilayah kerja Kabupaten Kendal. Metode teknik Randomized Control Trial sebanyak 102 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh yang positif dan signifikan antara pemberian edukasi menyusui ibu hamil dengan peningkatan efikasi diri menyusui. Hal ini ditunjukkan dari hasil pengolahan data posttest menggunakan SPSS dengan hail pvalue 0,022<0,05.
Kata Kunci: ASI eksklusif, edukasi, BSES, efikasi diri
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
