PENGARUH KRIM EKSTRAK KURMA AJWA (Phoenix Dactylivera L) TERHADAP KADAR TNF-α DAN SOD PADA TIKUS WISTAR YANG DIPAPAR UV-B
Berkas Tugas Akhir
Magister Biomedik_MBK2220010333_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: Manusia selalu ingin terlihat menarik dan awet muda, demi meningkatkan kepercayaan diri, sehingga melakukan upaya menghindari munculnya tanda penuaan, dengan memperlambat dan mencegah proses penuaan. Faktor penting yang mempengaruhi proses penuaan kulit salah satunya adalah sinar ultraviolet, efek paparan sinar UV-B pada kulit mencakup perubahan struktur dan fungsi pada kulit. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian krim ekstrak kurma ajwa (Phoenix Dactylivera L) terhadap kadar TNF-α dan SOD pada tikus Wistar yang dipapar UV-B. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental In Vivo yang menggunakan rancangan desain post test only control group design. Sampel penelitian menggunakan 30 ekor tikus Wistar, yang dibagi menjadi 5 kelompok secara acak yaitu kelompok normal (KN), kelompok negatif (K-), kelompok positif (K+), perlakuan 1 (K1) krim kurma ajwa 4%, dan perlakuan 2 (K2) diolesi krim kurma ajwa 8%. Data dianalisis dengan uji one way anova. Hasil: Rerata kadar kadar TNF-α pada kelompok (KN) 339,51 ng/mL ±15,44, (K-) 410,93 ng/mL ±37,47, (K+) 332,28 ng/mL ±14,54, 343,24 ng/mL ±16,48, (K1) 343,24 ng/mL ±16,48 dan pada kelompok (K2) 390,1 ng/mL ±25,82 dan rerata kadar SOD pada kelompok (KN) 4,34 ng/mL ±0,25, (K-) 4,90 ng/mL ±0,27, (K+) 4,69 ng/mL ±0,46, (K1) 4,49 ng/mL ±0,44 dan pada kelompok (K2) 5,44 ng/mL ±0,31. Hasil analisis kadar TNF-α diperoleh hasil nilai p sebesar 0,106 (p<0,05) sedangkan kadar SOD diperoleh hasil dengan nilai 0,262 (p<0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat pengaruh pemberian krim ekstrak kurma ajwa terhadap kadar SOD dan kadar TNF-α pada kulit yang dipapar sinar UV-B.
Kata Kunci: Krim ekstrak kurma ajwa, kadar SOD, kadar TNF-α, UV-B
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
