HUBUNGAN KADAR ASAM URAT DENGAN DERAJAT STENOSIS BERDASARKAN GENSINI SCORE Studi Observasional Di RSI Sultan Agung Semarang Pada Pasien Coronary Artery Disease
Berkas Tugas Akhir
Kedokteran Umum_30101800169_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Kadar asam urat tinggi atau hiperurisemia merupakan faktor risiko yang berpengaruh terhadap keparahan penyakit kardiovaskuler, namun peran kadar asam urat tersebut pada keparahan penyakit jantung koroner (CAD) masih belum jelas. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan asam urat dengan derajat stenosis menggunakan Gensini Score pada pemeriksaan angiografi.
Penelitian ini merupakan observasional analitik menggunakan desain cross sectional yang melibatkan 776 pasien CAD di RSI Sultan Agung Semarang. Data penelitian didapatkan dari rekam medis pasien yang telah menjalani pemeriksaan angiografi. Pasien dinyatakan hiperurisemia apabila kadar asam urat >7,0 mg/dl pada laki-laki atau >6,1 mg/dl pada perempuan. Derajat stenosis didasarkan pada pembagian lesi ringan dengan skor 1-6, lesi sedang dengan skor 7-13, lesi berat dengan skor >13. Dimana akan dikelompokkan menjadi kategori normal-ringan (1-6) dan sedang-berat (7 - >13). Hubungan kadar asam urat dengan derajat stenosis diuji dengan chi square.
Hasil ditemukan 78,8% pasien dengan derajat stenosis sedang-berat pada pasien hiperurisemia dan 64,4% pada pasien dengan kadar asam urat normal. Derajat stenosis normal-ringan sebanyak 21,2% pada pasien hiperurisemia dan sebanyak 35,4% pada pasien dengan kadar asam urat normal. Uji chi square didapatkan p=0,612. Nilai tersebut melebihi batas signifikansi (p=<0,05) makna hasil tersebut adalah tidak terdapat hubungan asam urat dengan derajat stenosis CAD.
Pada hasil tersebut tidak ditemukan hasil yang signifikan antara kadar asam urat dengan derajat stenosis pada pasien CAD
Kata kunci : Asam urat, derajat stenosis, CAD
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
