HUBUNGAN RHINITIS ALERGI DENGAN KEJADIAN POLIP HIDUNG Studi Observasional Analitik pada pasien Rhinitis Alergi di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode 2021 – 2023
Berkas Tugas Akhir
Kedokteran Umum_30102000135_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: Polip hidung merupakan pertumbuhan jaringan lunak abnormal
yang disebabkan oleh proses peradangan berulang pada mukosa hidung. Rhinitis
Alergi merupakan salah satu faktor predisposisi terjadinya Polip hidung.
Penelitian ini di tujukan untuk mengetahui hubungan Rhinitis Alergi dengan
kejadian Polip hidung di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang.
Metode: Penelitian observasional analitik dengan rancangan belah lintang pada
tanggal 1 Oktober 2023 hingga 2 November 2023 melibatkan 90 sampel yang
memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, lalu diambil 47 pasien Rhinitis Alergi di
Poli klinik THT-KL Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang periode 20212023.
Data dianalisis secara deskriptif dan diuji dengan uji chi square serta
korelasi koefisien kontingensi.
Hasil: Hasil berdasarkan data penelitian didapatkan pasien Rhinitis Alergi sebesar
52,2% (47 pasien), pasien Rhinitis Non Alergi sebesar 47,8% (43 pasien). Pada
penelitian ditemukan pasien dengan Polip hidung sebesar 45,6% (41 pasien) dan
pasien tanpa Polip hidung sebesar 54,4% (49 pasien). Gejala Rhinitis Alergi pada
pasien dengan Polip hidung memiliki frekuensi >4 hari dalam seminggu serta
berdurasi >4 minggu (55,3%). Hubungan antara Rhinitis Alergi dengan kejadian
Polip hidung menggunakan uji chi square serta koefisien kontingensi didapatkan
nilai p = 0.000 (p<0,05) dengan r = 0.358.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Rhinitis Alergi dengan Kejadian Polip
hidung.
Kata kunci: Polip hidung, Rhinitis Alergi
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
