library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PEMBAGIAN WARIS PADA SUKU SAMIN MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Dukuh Bombong Desa Baturejo Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati)

Detail Tugas Akhir

PEMBAGIAN WARIS PADA SUKU SAMIN MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Dukuh Bombong Desa Baturejo Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati)

Khamidah, Khoirum Mutmainatul (2024) PEMBAGIAN WARIS PADA SUKU SAMIN MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Dukuh Bombong Desa Baturejo Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)_30502000058_fullpdf.pdf
PDF
Text
Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)_30502000058_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (99kB)

Abstract

Sistem hukum waris adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, karena menentukan bagaimana harta dan aset digunakan setelah seseorang meninggal memiliki dampak besar terhadap keluarga yang ditinggalkan. Hal ini juga banyak dibahas dalam Al-quran. Di Desa Baturejo, masyarakat Samin memiliki tradisi unik di mana mereka masih mempertahankan adat istiadat dan pola hidup sederhana. Dalam praktik warisan mereka, yang dikenal sebagai "tinggalan", mereka tidak membuat perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam pembagian harta warisan, memberikan semua harta kepada anak angkat, dan percaya bahwa semua keturunan manusia dapat menjadi ahli waris. Fenomena ini menarik untuk diteliti, terutama jika dibandingkan dengan sistem kewarisan dalam Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, menjelaskan, dan menyimpulkan pandangan hukum Islam terhadap tradisi kewarisan yang ada dalam masyarakat Samin di Desa Baturejo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metode wawancara dan observasi lapangan. Berdasarkan hasil penelitian, tradisi pembagian warisan menurut masyarakat Sedulur Sikep merupakan warisan turun-temurun dari nenek moyang mereka. Dalam praktik pembagian warisan, mereka tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan, sehingga semua harta dibagi sesuai dengan jumlah ahli waris. Mereka percaya bahwa menjaga keberadaan kebiasaan yang sesuai dengan Islam adalah penting, namun secara sosiologis, kebiasaan tersebut memberikan manfaat bagi kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat, meskipun tidak selalu sesuai dengan norma-norma Islam secara normatif.

Kata kunci: Suku Samin, Waris, Hukum Islam

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints