library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH PEMBERIAN MADU (Mel depuratum) TERHADAP KADAR SOD DAN CASPASE 9 PADA TIKUS WISTAR JANTAN YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK

Detail Tugas Akhir

PENGARUH PEMBERIAN MADU (Mel depuratum) TERHADAP KADAR SOD DAN CASPASE 9 PADA TIKUS WISTAR JANTAN YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK

Fentri, Ela (2024) PENGARUH PEMBERIAN MADU (Mel depuratum) TERHADAP KADAR SOD DAN CASPASE 9 PADA TIKUS WISTAR JANTAN YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2015010173_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2015010173_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (261kB)

Abstract

Latar Belakang: Rokok merupakan salah satu sumber radikal bebas eksogen yang
mengganggu keseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan dalam tubuh,
menyebabkan terjadinya stres oksidatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menganalisis pengaruh pemberian madu (Mel depuratum) terhadap kadar SOD dan
caspase-9 pada subjek yang terpapar asap rokok.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental laboratorium
dengan desain post-test only control group. Dua puluh empat tikus Wistar dibagi
secara acak ke dalam 4 kelompok: K1 (tanpa paparan rokok), K2 (paparan rokok),
K3 (pemberian madu dosis 0,9ml/200g BB/hari + paparan rokok), dan K4
(pemberian madu dosis 1,8ml/200g BB/hari + paparan rokok). Pada hari ke-15,
diambil sampel darah dari sinus orbital mata untuk mengukur kadar SOD, dan
diambil sampel jaringan paru-paru untuk pemeriksaan IHK. Data kadar SOD yang
diperoleh dari penelitian ini kemudian menjalani uji normalitas dengan metode uji
Shapiro-Wilk, sementara homogenitas data dinilai melalui uji Levene Test. Analisis
dilakukan menggunakan uji One-Way ANOVA, diikuti dengan uji Post-Hoc LSD.
Hasil: Kadar SOD diuji untuk normalitas dan homogenitas, menunjukkan
perbedaan signifikan antar kelompok (p<0,05). Analisis IHK pada jaringan paruparu
menunjukkan
hasil
positif
kuat
pada
K2
dan
postif
sedang
pada
K3,
dan
negatif

pada
K1
dan
K4.

Kesimpulan:
Pemberian
madu
dengan
dosis
1,8ml/ 200g
BB/hari
dapat
mencegah

stres
oksidatif
yang
ditandai
dengan
peningkatan
kadar
SOD
dan
serta
penurunan

caspase-9
pada
tikus
wistar
setelah
diberi
paparan
asap
rokok.

Kata
Kunci:
Madu,
Superoxide
dismutase,
Caspase 9,
Asap
Rokok

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints