HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN FUNGSI KOGNITIF LANSIA DI RUMAH PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA
Berkas Tugas Akhir
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang : Penuaan menyebabkan penurunan persepsi sensori dan respon motorik pada susunan syaraf pusat dan penurunan respon proprioseptif, perubahan pada sisten saraf yang bisa bermanifestasi pada penurunan fungsi kognitif. Aktivitas fisik mempunyai pengaruh yang sangat bermanfaat pada fungsi kognitif saat usia lanjut dan juga berguna sebagai pencegahan terhadap gangguan fungsi kognitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Aktivitas Fisik dengan Fungsi Kognitif pada lansia di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia.
Metode : Penelitian ini menggunakan analitik corelational dengan rancangan cross sectional. pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuesioner. Teknik pengambilan besar sampel atau sampling menggunakan Consecutive Sampling dengan jumlah sampel 94 responden.
Hasil : Hasil uji Gamma diperoleh hasil dengan nilai P value 0,000 yang berarti Pvalue kurang dari 0,05 sehingga terdapat hubungan yang bermakna antara Aktivitas fisik dengan fungsi kognitif lansia dengan kekuatan korelasi yang kuat (0,685) dan berarah korelasi positif (+) dimana semakin baik aktivitas fisik semakin baik pula fungsi kognitif lansia.
Simpulan : Semakin baik aktivitas fisik yang dilakukan maka semakin baik pula fungsi kognitif pada lansia. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi profesi keperawatan, institusi, dan lansia agar mau melakukan aktivitas fisik sekecil apapun.
Kata Kunci : Aktivitas fisik, fungsi kognitif, lansia.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
