MAULIDHA, FADHIA (2024) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMEGANG SERTIFIKAT HAK MILIK YANG MENGALAMI SENGKETA WARIS ISLAM (Studi di Pengadilan Agama Semarang). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Ilmu Hukum_30302000129_fullpdf.pdf]
Preview
Text
Ilmu Hukum_30302000129_fullpdf.pdf

| Preview Download (1MB)
[thumbnail of Ilmu Hukum_30302000129_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302000129_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (113kB)

Abstract

Pendaftaran tanah memiliki arti penting bagi kepemilikan seseorang atas
sebidang tanah, namun sertifikat sebagai tanda bukti hak atas tanah tidak menutup
kemungkinan akan terjadinya sengketa. Sengketa tersebut bisa terjadi oleh karena
keluarga sendiri. Sengketa waris banyak terjadi akibat tidak adanya kepastian
hukum atas sebidang hak atas tanah dan bangunan. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui perlindungan hukum kepada pemegang sertifikat hak
milik di Pengadilan Agama Semarang dan ntuk mengetahui kendala yang dialami
dan solusi yang harus dilakukan oleh Pengadilan Agama Semarang dalam
menangani perkara waris tanah.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
pendekatan yuridis sosiologis. Pendekatan Yuridis sosiologis adalah
mengidentifikasi dan mengkonsepsikan hukum sebagai institusi sosisal yang riil
dan fungsional dalam sistem kehidupan yang nyata metode pendekatan ini
menjadi gambaran dan pemahaman yang lebih umum terkait permasalahan yang
akan dibahas didalam penelitian ini.
Hasil penelitian ini adalah perlindungan hukum terhadap pemegang sertifikat hak
milik dalam adanya sengketa waris di Pengadilan Agama Semarang hanya dapat
diberikan apabila telah ditetapkannya putusan atas sengketa dengan melihat
pertimbangan hukum yang dikemukakan oleh hakim di Pengadilan Agama
Semarang. Kendala yang dihadapi oleh Pengadilan Agama Semarang dalam hal
penyelesaian sengketa waris yaitu pertama tidak hadirnya para pihak dimuka
persidangan. Kendala kedua terkait dengan pembuktian yang belum siap terhadap
kepemilikan hak milik atas tanah. Objek perkara telah berpindah tangan kepada
pihak ketiga. Adapun solusinya pihak tidak hadir mendapatkan sanksi, selanjutnya
menunjukan dokumen-dokumen perjanjian baik otentik maupun dibawah tangan
dan memanggil saksi-saksi untuk menghadap dimuka persidangan. Apabila objek
sengketa yang berpindah kepihak ketiga maka perkara tidak dapat dilanjutkan,
untuk mencegahnya Penggugat dapat mengajukan sita jaminan objek yang
disengketakan.
Kata Kunci: sertipikat; sengketa waris; waris islam

Dosen Pembimbing: Maaruf, Umar | nidn0617026801
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 13 May 2024 07:13
Last Modified: 13 May 2024 07:13
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/33702

Actions (login required)

View Item View Item