library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PERAN NOTARIS PADA PERJANJIAN KERJA SAMA BADAN USAHA MILIK DAERAH DENGAN MITRA KERJA DALAM PERSPEKTIF KEPASTIAN HUKUM

Detail Tugas Akhir

PERAN NOTARIS PADA PERJANJIAN KERJA SAMA BADAN USAHA MILIK DAERAH DENGAN MITRA KERJA DALAM PERSPEKTIF KEPASTIAN HUKUM

PRAMONO, DIDIK (2024) PERAN NOTARIS PADA PERJANJIAN KERJA SAMA BADAN USAHA MILIK DAERAH DENGAN MITRA KERJA DALAM PERSPEKTIF KEPASTIAN HUKUM. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Kenotariatan_21302100160_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Kenotariatan_21302100160_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (111kB)

Abstract

Dalam era otonomi, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) diharapkan menjadi
pendorong perekonomian dan mampu menyumbang pendapatan daerah, namun
dalam praktiknya, BUMD justru terkadang menjadi ajang tindakan koruptif yang
merugikan keuangan negara. Sebagaimana yang terjadi pada PT RBSJ melalui
sejumlah perjanjian kerjasama dengan mitra kerja, penggunaan akta bawah
tangan dijadikan celah perbuatan melawan hukum yang tidak sesuai dengan
asas-asas hukum perjanjian. Tujuan penelitian ini adalah menggali alasan-alasan
mengapa perlu diwajibkannya penggunaan akta notariil pada kerjasama BUMD
dengan mitra kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif.
Spesifikasi penelitian adalah deskriptif analitis. Jenis penelitian yaitu kualitatif
dan sumber data berasal data sekunder berupa bahan hukum primer seperti
putusan peradilan dan peraturan perundang-undangan, bahan hukum sekunder
berupa buku, jurnal, tesis dan bahan hukum primer seperti kamus hukum. Adapun
metode pengumpulan data melalui studi kepustakaan serta metode analisis data
melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pengambilan
kesimpulan. Empat alasan mendasar alasan perlunya akta notariil pada
perjanjian kerja sama BUMD dengan mitra kerja: 1) adanya penyimpangan
terhadap asas perjanjian pada akta bawah tangan perjanjian, 2) dominannya
pengaruh tokoh politik/pemerintahan dalam kebijakan BUMD, 3) tidak efektifnya
peran komisaris BUMD dalam melakukan pengawasan, dan 4) hubungan
pengelolaan BUMD dengan keuangan negara. Notaris dengan kewenangannya
memberikan saran dan pertimbangan hukum kepada para pihak dalam perjanjian
serta memberikan kepastian hukum pada akta yang dibuatnya termasuk identitas
para pihak dan tanggal pembuatan perjanjian. Dalam perspektif kepastian
hukum, diperlukan pembentukan norma hukum tentang kewajiban penggunaan
akta notariil dengan pelibatan notaris pada perjanjian kerja sama BUMD dengan
mitra kerja dalam peraturan perundang-undangan.
Kata kunci: BUMD; perjanjian kerjasama, notaris.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints