Wulandari, Oryza Zativa (2023) TINJAUAN YURIDIS NORMATIF PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENJATUHAN PIDANA PENADAHAN PENCURIAN ROKOK DI KABUPATEN GROBOGAN (Studi Kasus Putusan Nomor 15/Pid.B/2023/PN.PWD). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Ilmu Hukum_30302000252_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302000252_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Ilmu Hukum_30302000252_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302000252_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (439kB)

Abstract

Tindak pidana penadahan adalah tindakan ilegal yang melibatkan
penerimaan, pembelian, penjualan, penyewaan, penggadaian, atau penyimpanan
barang yang diketahui berasal dari tindakan kejahatan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui tinjauan yuridis terhadap tindak pidana penadahan pencurian
rokok, pertimbangan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Purwodadi dalam
menjatuhkan pidana terhadap pelaku tindak pidana penadahan pencurian rokok.
Metode penelitian yang digunakan dalam Penulisan karya ilmiah ini
adalah metode pendekatan yuridis normatif. Penelitian yuridis normatif biasa
disebut dengan penelitian hukum doktrinal karena penelitian ini dilakukan atau
ditujukan hanya kepada peraturan yang tertulis dan bahan hukum yang lain.
Penelitian ini juga disebut sebagai penelitian kepustakaan.
Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa 1). Kategori tindak
pidana penadahan pencurian rokok diatur dalam pasal 480 ayat (1) Terdakwa telah
memenuhi unsur-unsur yang termuat dalam pasal 480 ayat (1) KUHP yaitu unsur
“barangsiapa”, unsur “membeli, menyewa, menukar, menerima gadai, menerima
hadiah, atau untuk menarik keuntungan, menjual, menyewakan, menukarkan,
menggadaikan, mengangkut, menyimpan, atau menyembunyikan sesuatu benda”,
dan unsur “yang diketahui atau sepatutnya harus diduga bahwa diperoleh dari
kejahatan penadahan”. 2). Pertimbangan majelis hakim PN Purwodadi dalam
menjatuhkan pidana terhadap pelaku tindak pidana penadahan pencurian rokok di
Kabupaten Grobogan sudah sesuai dalam pasal 480 ayat (1) KUHP dikarenakan
tindak pidana tersebut telah memenuhi unsur-unsur yang termuat dalam pasal
tersebut. Dalam putusan hakim hukuman yang diberikan yaitu pidana 8 (delapan)
bulan penjara dinilai sudah tepat karena sudah sesuai dengan minimal hukuman
dalam Pasal 480 ayat (1) KUHAP dengan mempertimbangkan kronologi kejadian,
keterangan saksi ahli, barang bukti, hal yang memberatkan serta meringankan
Terdakwa.
Kata Kunci : Tindak Pidana, Penadahan, Putusan Hakim.

Dosen Pembimbing: Ilmih, Andi Aina | nidn0906068001
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 18 Jan 2024 02:22
Last Modified: 18 Jan 2024 02:22
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/33163

Actions (login required)

View Item View Item