SAPUTRA, RIZAL ALAMSYAH HADI (2023) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI NOTARIS TERHADAP UPAYA KEPERDATAAN ATAS AKTA OTENTIK YANG TELAH DITERBITKAN DI KABUPATEN MERAUKE (STUDI PERKARA NO. 80/PDT.Bth/2021/PN/MRK). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Magister Kenotariatan_21302100145_fullpdf.pdf] Text
Magister Kenotariatan_21302100145_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Magister Kenotariatan_21302100145_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Kenotariatan_21302100145_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (214kB)

Abstract

Notaris telah menjalankan tanggungjawabnya sesuai ketentuan yang
berlaku dengan menggunakan prinsip kewaspadaan dan kehati-hatian, tetapi tetap
saja harus berhadapan dengan persoalan hukum karena secara ketentuan juga
diperbolehkan, dan dikhawatirkan nantinya akan timbul ketidakpecayaan terhadap
Akta otentik yang dibuat dihadapan Notaris dan kredibilitas Notaris di Wilayah
hukum Kabupeten Merauke juga diragukan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui dan menganalisis tentang kedudukan hukum akta yang telah
diterbitkan oleh Notaris ketika diajukan gugatan oleh para pihak dan untuk
mengetahui dan menganalisis Perlindungan hukum bagi notaris terhadap upaya
keperdataan atas akta otentik yang telah diterbitkan di kabupaten merauke (studi
perkara no. 80/pdt.bth/2021/pn/mrk).
Metode pendekatan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yuridis
sosiologis. Jenis peneilitian ini menggunakan deskriptif analisis. Data yang
diperlukan meliputi data primer berupa data yang penulis peroleh dilapangan
melalui wawancara. Wawancara dilakukan kepada narasumber terkait dengan
kegiatan penelitian ini, serta data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui
penelitian kepustakaan berupa bahan-bahan tertulis berkaitan dengan masalah yang
akan dibahas dalam penelitian. Sumber data sekunder mencakup dokumendokumen

resmi, hasil-hasil penelitian yang berwujud laporan, media elektronik,
dan lain sebagainya. Selain itu pula penulis mengambil bahan hukum primer yaitu
peraturan perundang-undangan, bahan hukum sekunder yaitu hasil-hasil penelitian
dan pendapat para pakar, dan bahan hukum tersier yang digunakan penulis untuk
mendapatkan petunjuk maupun penjelasan. Bahan hukum tersier tersebut yaitu
kamus bahas dan kamus hukum. Metode pengumpulan data dengan cara studi
kepustakaan/dokumentasi dan wawancara. Metode analisa data menggunakan
analisis kualitatif.
Berdasarkan penelitian disimpulkan Kedudukan hukum akta yang telah
diterbitkan oleh Notaris yang telah memenuhi syarat formil dan materil tidak dapat
dibatalkan kecuali ada kesepakatan para pihak untuk membatalkannya sesuai
syarat objektif dari sebuah perjanjian dan atau ada penetapan pengadilan yang
berkekuatan hukum tetap yang menyatakan batal demi hukum. Dan untuk
Perlindungan hukum bagi Notaris terhadap Upaya keperdataan atas akta otentik
yang dibuatnya secara perdata belum diatur dalam Undang-undang Jabatan
Notaris, oleh karena itu perlu diatur terkait dengan perlindungan hukum bagi
Notaris terhadap Upaya keperdataan atas akta otentik yang dibuatnya.
Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Notaris, Upaya Keperdataan.

Dosen Pembimbing: Bawono, Bambang Tri | nidn0607077601
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Magister Kenotariatan
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 27 Oct 2023 02:45
Last Modified: 27 Oct 2023 02:45
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/32420

Actions (login required)

View Item View Item