PENGARUH FREKUENSI PAPARAN ASAP ROKOK TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN Studi Eksperimen pada Tikus Rattus Norvegicus yang diberi Vitamin D
Berkas Tugas Akhir
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Paparan asap rokok dengan frekuensi yang berbeda diduga dapat memicu berbagai masalah gangguan peredaran darah dan meningkatnya radikal bebas yang berkaitan dengan meningkatnya kadar hemoglobin. Vitamin D sebagai antioksidan diduga dapat menurunkan radikal bebas dan meningkatkan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi paparan asap rokok terhadap kadar hemoglobin pada tikus Rattus Norvegicus yang diberi Vitamin D.
Jenis penelitian adalah eksperimental dengan desain posttest only control group. Data diambil dari 25 sampel darah tikus dari 5 kelompok, kemudian darah di sentrifugasi dan diukur kadar hemoglobin di Laboratorium IBL Tentara Semarang.
Hasil rerata kadar hemoglobin tertinggi pada tikus Rattus Norvegicus yang terpapar asap rokok dengan paparan 2x4 dan diberi vitamin D sebesar 14.80±5.30mg/dL dan terendah pada rerata kadar hemoglobin pada tikus Rattus Norvegicus yang terpapar asap rokok dengan paparan 1x8 sebesar 13.34±7.25mg/dL. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Shapiro Wilk sebagai uji normalitas dan Lavene,s Test sebagai uji homogenitas dengan hasil data terdistribusi normal dan homogen (p>0,05). Selanjutnya data dianalisis dengan uji dengan One Way Anova, menunjukkan hasil tidak ada perbedaan yang signifikan antar kelompok kontrol dan kelompok perlakuan (p>0.05).
Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh frekuensi paparan asap rokok terhadap kadar hemoglobin pada tikus Rattus Norvegicus yang diberikan paparan asap rokok.
KATA KUNCI : Frekuensi Paparan Asap Rokok, Kadar Hemoglobin, Vitamin D
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
