HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU IBU TENTANG TERAPI KOMPLEMENTER SEBAGAI UPAYA PENANGANAN ISPA PADA BALITA DI DESA TEMUROSO DEMAK
Berkas Tugas Akhir
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: Infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) adalah penyakit yang paling sering menyerang saluran pernafasan atas dan bawah. Infeksi ini menyerang pada bagian saluran pernafasan atas yaitu hidung, alveoli dan adneksa.yang disebabkan bakteri dan virus penyebaran bisa melalui kepadatan penduduk dan lingkungan yang tercemar gejala awal ISPA diawali dengan panas dan batuk kering sering terjadi pada anak khususnya Balita. Tujuan: untuk mengidentifikasi hubungan antara pengetahuan dan perilaku ibu tentang terapi komplementer dalam pengobatan ISPA pada balita di Desa Temuroso Demak. Metode: Penelitian ini dirancang untuk melakukan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei analitik cross-sectional. Hasil: Penelitian menemukan bahwa 57,1% ibu memiliki pengetahuan tinggi dan 28,6% memiliki pengetahuan rendah, dan keduanya bertindak sebagai pelengkap terapi . Hasil analisis data menggunakan uji chi square menunjukkan bahwa angka (0,844) lebih besar dari standar signifikan (0,05) atau (ρ>α), sehingga H0 diterima dan H1 ditolak. Ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang terapi komplementer dan perilaku ibu dalam pengobatanISPA pada balita di Desa Temuroso Demak. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada korelasi antara pengetahuan dan perilaku ibu tentang terapi komplementer sebagai upaya penanganan ISPA pada balita di Desa Temuroso Demak.
Kata kunci: Terapi Komplementer, ISPA, Balita
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
