DHARMA, DAFFA AULIA (2023) PENYELESAIAN SENGKETA JUAL-BELI TANAH TANPA AKTA PPAT DI PENGADILAN NEGERI PURWODADI (Studi Kasus Perkara Nomor : 62/Pdt.G/2022/PN.Pwd). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Ilmu Hukum_30301900084_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Hukum_30301900084_fullpdf.pdf

| Download (4MB)
[thumbnail of Ilmu Hukum_30301900084_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Hukum_30301900084_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (1MB)

Abstract

Tanah merupakan tempat penting untuk kelangsungan hidup manusia.
Untuk memperoleh tanah tersebut dapat melalui beberapa cara, salah satunya
yaitu jual beli tanah. Jual beli tanah yang terjadi dimasyarakat, sering dilakukan
tanpa akta PPAT. Hal ini dapat merugikan para pihak yang bersangkutan terutama
pihak pembeli.

Penelitian tentang jual beli tanah ini bertujuan untuk mengetahui
penyelesaian yang dapat dilakukan pembeli agar jual beli tanah tanpa akta PPAT
dapat memiliki kepastian hukum dan untuk mengetahui status jual beli tanah
tanpa PPAT dalam Perkara Nomor : 62/Pdt.G/2022/PN.Pwd.
Metode pendekatan menggunakan metode yuridis sosiologis, yaitu
menekankan penelitian yang memiliki tujuan memperoleh pengetahuan hukum
secara empiris secara terjun langsung ke object penelitian. Data yang digunakan
adalah data primer (data yang didapatkan dari narasumber atau studi lapangan)
dan data sekunder (studi kepustakaan dengan studi dokumen yang bersangkutan).
Analisa data yang digunakan adalah kualitatif analisis, dimana data dikumpulkan
dan disusun secara sistematis data melalui hasil lapangan dengan wawancara dan
bahan yang mendukung lainnya.
Berdasarkan hasil penelitian bahwa jual beli tanpa akta PPAT dapat
memiliki kekuatan hukum dengan meminta pengesahan dengan membuat gugatan
ke Pengadilan Negeri sebagai syarat pendaftaran peralihan hak atas tanah ke
Kantor Pertanahan dengan mencatatkan peralihan hak atas tanah pada sertifikat
dari pihak penjual beralih kepada pihak pembeli. Status jual beli tanah tanpa
PPAT khususnya dalam perkara nomor 62/Pdt.G/2022/PN.Pwd. adalah sah karena
memenuhi syarat sahnya perjanjian dalam Pasal 1320 KUHPerdata sebagaimana
Yurisprudensi Mahkamah Agung, meskipun dalam jual beli dibawah tangan
tersebut tidak memiliki kepastian hukum karena tidak memenuhi syarat formil
dan materiil dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang
Pendaftaran Tanah.

Kata Kunci : Jual Beli Tanah, PPAT, Pengadilan Negeri Purwodadi

Dosen Pembimbing: Maaruf, Umar | nidn0617026801
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 13 Oct 2023 02:47
Last Modified: 13 Oct 2023 02:47
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/31525

Actions (login required)

View Item View Item