library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

STUDI KOMPARATIF NIKAH MUHALIL MENURUT PERSPEKTIF IMAM SYAFI’I, DAN IMAM AHMAD BIN HANBAL SERTA RELEVANSINYA DENGAN KOMPILASI HUKUM ISLAM

Detail Tugas Akhir

STUDI KOMPARATIF NIKAH MUHALIL MENURUT PERSPEKTIF IMAM SYAFI’I, DAN IMAM AHMAD BIN HANBAL SERTA RELEVANSINYA DENGAN KOMPILASI HUKUM ISLAM

Shobah, Muhammad Nuh Nurus (2023) STUDI KOMPARATIF NIKAH MUHALIL MENURUT PERSPEKTIF IMAM SYAFI’I, DAN IMAM AHMAD BIN HANBAL SERTA RELEVANSINYA DENGAN KOMPILASI HUKUM ISLAM. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)_30501900044_fullpdf.pdf
PDF
Text
Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah)_30501900044_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (62kB)

Abstract

Perlu diketahui bahwasanya berbeda pendapat sering terjadi pada lingkup hukum
Islam. Sehingga peneliti ingin meneliti dua pendapat Imam besar yaitu Imam
Syafi’i dan Imam Ahmad bin Hanbal terkait nikah muhalil. Karena dua pendapat
ini berbeda pendapat hingga sang peneliti ingin meneliti berdasarkan hukum nikah
muhalil.
Selain itu hiruk-piruk pada masalah nikah muhalil ini menjadi perdebatan banyak
ulama. Jumhur ulama ini menyatakan hukumnya tidak sah. Dikarenakan ada
hadist nabi yang menyatakan, “Allah Swt melaknat muhalil dan muhallil lah”.
Ada juga ulama yang menghukumi nikah muhalil itu sah dan dapat dilakukan
dengan syarat dilakukan jika pernikahan itu tidak disertai dengan syarat tahlil.
Jenis penelitian ini pada skripsi ini adalah library research. Penelitian ini diambil
dari data primer dan data sekunder. Selain itu, pengumpulan data pada skripsi ini
diambil dengan metode dokumentasi. Disamping itu juga, peneliti meneliti
dengan metode analisis dalam skripsi ini dengan metode analisis deskriptif
komparatif.
Hasil dari penelitian pada hukum nikah muhalil terdapat persamaan dan
perbedaan. Persamaan terletak pada patokan dalil hadist yang digunakan untuk
beristinbat yaitu hadist riwayat Tirmidhi. Perbedaannya terletak pada hukum niat
menyatakan nikah muhalil. Yang dimana Imam Syafi’i menghukumi niat tahlil itu
makruh. Sedangkan Imam Ahmad bin Hanbal menghukumi niat tahlil itu haram.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions Fakultas Agama Islam
Fakultas Agama Islam > Mahasiswa FAI - Skripsi Syari'ah (Ahwal Syakhshiyah)
Date Deposited 10 Oct 2023 06:27
Last Modified 10 Oct 2023 06:27
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/31329

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints