UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN SERUM EKSTRAK ETANOL DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Jerawat adalah permasalahan kulit yang hampir semua orang pernah mengalaminya dengan prevalensi kejadian 83-85% pada wanita dan dan pada pria sebanyak 95-100%. Keberadaan Jerawat tidak mengancam jiwa pendertianya tetapi jerawat dapat menimbukan masalah psikologis penderita. Salah satu penyebab jerawat adalah bakteri Staphylococcus epidermidis. Pengobatan jerawat lebih sering menggunakan antibiotik, namun penggunaan antibiotik jangka panjang dapat menyebabkan resistensi. Sehingga digunakanlah bahan alam yang memiliki khasiat antibakteri untuk pengobatan jerawat. Daun asam jawa (Tamarindus indica L.) memiliki aktivitas antibakteri. Pengobatan jerawat bisa dilakukan dengan menggunakan sediaan serum karena mudah dan nyaman diaplikasikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri sediaan serum ekstrak etanol daun asam jawa terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis.
Penelitian ini bersifat eksperimental. Daun asam jawa di maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Uji aktifitas antibakteri menggunakan metode difusi sumuran. Konsentrasi yang digunakan dalam penelitian adalah serum konsentrasi 20% (FI), 25% (FII), dan 30% (FII), ekstrak murni, kontrol positif klindamisin 1% dan kontrol negatif aquadest steril.
Hasil penelitian menunjukkan sediaan serum ekstrak etanol daun asam jawa dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis pada konsentrasi 20% yaitu 9,33 ± 0,60 mm, konsentrasi 25% yaitu 9,44 ± 0,41 mm, konsetrasi 30% yaitu 12,65 ± 1,05 mm
Kesimpulan penelitian ini adalah sediaan serum ekstrak etanol daun asam jawa terbukti memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis.
Kata kunci: daun asam jawa, aktivitas antibakteri, Staphylococcus epidermidis
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
