UJI AKTIVITAS ANTIKOLESTEROL FRAKSI METANOL DAN FRAKSI N-HEKSAN EKSTRAK METANOLIK DAUN BELUNTAS (Pluchea indica L.) MENGGUNAKAN METODE LIEBERMAN -BURCHARD
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Ekstrak metanol daun beluntas terbukti memiliki aktivitas antikolesterol sebesar 10%, namun belum ada penelitian lebih lanjut mengenai aktivitas antikolesterol pada fraksi maupun isolat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antikolesterol dari ekstrak metanol, fraksi metanol dan fraksi n-heksan daun beluntas (Pluchea indica L) menggunakan metode Lieberman Burchard.
Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan desain post-test only control group design. Tahapan yang dilakukan diantaranya ekstraksi, fraksinasi, skrining fitokimia, identifikasi flavonoid, uji kadar flavonoid total, dan uji aktivitas penurunan kadar kolesterol dengan metode Lieberman Burchard. Terdapat beberapa sampel yaitu ekstrak metanol, fraksi metanol dan fraksi n-heksan daun beluntas yang dibuat seri konsentrasi 50, 100, 150, 200, 250 dan 300 ppm. Pengujian aktivitas antikolesterol dilakukan dengan spektrofotometer UV-Vis. Analisis menggunakan One Way Anova dan dilanjutkan dengan Post Hoc LSD.
Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara kontrol negatif dengan semua kelompok sampel. Persen penurunan kadar kolesterol pada ekstrak metanol sebesar 33,64%, fraksi metanol 36,75%, fraksi n-heksan 32,58%, dan simvastatin 10 mg 39,25%. Hasil dari nilai EC50 ekstrak metanol 284,05 ppm, fraksi metanol 279,14 ppm, fraksi n-heksan 294,13 ppm dan simvastatin 270,53 ppm.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak metanol, fraksi metanol dan fraksi n-heksan daun beluntas memiliki aktivitas sebagai penurun kadar kolesterol.
Kata kunci : Daun Beluntas, Ekstrak Metanol, Fraksi Metanol, Fraksi N-heksan, , Kadar Kolesterol
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
