library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGATURAN TINDAK PIDANA CYBER CRIME DALAM BENTUK CYBER PHISING MENURUT HUKUM PIDANA INDONESIA

Detail Tugas Akhir

PENGATURAN TINDAK PIDANA CYBER CRIME DALAM BENTUK CYBER PHISING MENURUT HUKUM PIDANA INDONESIA

hanifah, Lutfiyatul (2023) PENGATURAN TINDAK PIDANA CYBER CRIME DALAM BENTUK CYBER PHISING MENURUT HUKUM PIDANA INDONESIA. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (321kB)
PDF
Text
30301900202_fullpdf.pdf

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan tindak pidana cyber crime dalam bentuk cyber phising menurut hukum pidana indonesia dan perlindungan hukum bagi korban tindak pidana cyber crime dalam bentuk phising di Indonesia bagaimana tindak pidana cyber crime dalam bentuk cyber phising diatur dalam hukum pidana yang akan datang.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif yang dapat diartikan bahwa di dalam penulisan skripsi ini hanya menggunakan sumber data sekunder, terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, tersier yaitu peraturan perundang-undangan, buku dan jurnal hukum, serta kamus.
Pengaturan hukum terhadap cyber crime dalam bentuk cyber phising berdasarkan Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik masih mengalami kekaburan hukum karena pasal dalam UU ITE belum ada yang mencakup semua unsur cyber phising. Kebijakan hukum terhadap cyber crime dalam bentuk cyber phising berdasarkan Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik adalah dilakukannya perubahan terhadap Undang-Undang tentang ITE dengan merumuskan konsep cyber phising dan merubah isi Pasal 35. Perlindungan bagi korban tindak pidana cyber crime dalam bentuk cyber phising dalam UU ITE hanya mengatur mengenai penyelesaian perkara bagi pelaku dengan pemberian pidana Sedangkan, yang terdapat dalam UUPSK, diberikan perlindungan berupa pemberian Restitusi atau ganti kerugian bagi korban tindak pidana oleh pelaku/pihak ketiga dengan memperhatikan syarat agar permohonan dapat diterima ataupun ditolak. Pembahasan mengenai kebijakan hukum pidana menyangkut perumusan hukum pidana yang akan datang (ius constituendum) yang berkaitan dengan masalah. Undang-Undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP juga belum mengatur perbuatan mendapatkan data identitas diri menggunakan teknik phising. Dalam bab V tentang tindak pidana terhadap telematika dan informatika hanya diatur tentang penggunaan dan perusakan informasi elektronik dan domain, tanpa hak mengakses komputer dan sistem elektronik dan pornografi anak melalui komputer.

Kata kunci : Hukum pidana, cyber crime, phising

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects K Law > K Law (General)
Divisions Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Date Deposited 01 Aug 2023 02:30
Last Modified 01 Aug 2023 02:30
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/30148

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints