library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

TINJAUAN YURIDIS URGENSI PERJANJIAN PERKAWINAN TERKAIT HARTA BERSAMA YANG DILAKUKAN DI HADAPAN NOTARIS

Detail Tugas Akhir

TINJAUAN YURIDIS URGENSI PERJANJIAN PERKAWINAN TERKAIT HARTA BERSAMA YANG DILAKUKAN DI HADAPAN NOTARIS

Sholehah, Laila Irfanatus (2022) TINJAUAN YURIDIS URGENSI PERJANJIAN PERKAWINAN TERKAIT HARTA BERSAMA YANG DILAKUKAN DI HADAPAN NOTARIS. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (227kB)
PDF
Text
30301900194_fullpdf.pdf

Abstract

Harta benda yang diperoleh selama perkawinan menjadi harta bersama, sesuai dengan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 jo. Undang-Undang No. 16.Tahun 2019, namun dapat dikecualikan apabila kedua belah pihak membuat perjanjian perkawinan untuk memisahkan pencampuran harta secara “hukum”. Harta bawaan seperti hadiah atau warisan menjadi harta masing-masing. Dalam perjanjian perkawinan akan diatur mengenai pemisahan harta tersebut atau sebaliknya. Dalam penelitian ini, penulis ingin mengkaji dan menganalisis urgensi pembuatan perjanjian perkawinan dalam berumah tangga yang dibuat dihadapan notaris dengan maksud agar perjanjian tersebut dianggap sah oleh hukum sebagai upaya preventif apabila terjadi konflik yang mungkin ditimbulkan dalam perkawinan dan mengantisipasi adanya perselisihan harta Bersama.
Penelitian dilakukan dengan metode pendekatan yuridis sosiologis yang merupakan pendekatan dengan mengidentifikasi hukum di lapangan dan fungsional dalam penerapan di kehidupan nyata. Spesifikasi penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analisis dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder, serta mengumpulkan data berupa wawancara yang penulis lakukan di beberapa Notaris.
Berdasarkan pembahasan pada penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Perjanjian perkawinan menjadi hal yang tabu dan dianggap tidak lumrah, masyarakat sering kali mengartikan adanya perjanjian perkawinan adalah bukti wujud dari sifat materialistis seseorang dan menganggap perjanjian perkawinan adalah sebuah doa buruk mengharapkan badai dalam berumah tangga; 2. Notaris memiliki peran penting dalam membantu mengantisipasi terjadinya konflik dalam berumah tangga dengan dibuatnya perjanjian perkawinan; 3. Perjanjian perkawinan diperbolehkan dan keberadaanya dianggap sah, selama tidak bertentangan dengan norma, agama dan hukum yang berlaku.

Kata kunci : Harta Bersama, Perjanjian Perkawinan, Notaris

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects K Law > K Law (General)
Divisions Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Date Deposited 31 Jul 2023 02:15
Last Modified 04 Aug 2023 03:48
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/30138

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints