HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA TINGKAT AKHIR PROGRAM STUDI S1 TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Keperawatan_30901900186_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: Kualitas tidur yang kurang beraturan dapat menimbulkan dampak
psikologisnegatif untuk setiap individu seperti cemas, depresi, stres, sulit berkonsentrasi,
serta koping yang tidak efektif yang dapat berakibat terjadinya gangguan pada sekresi
hormon stres yaitu ACTH, kortisol dan catecholamines. Salah satu faktor pencetus yang
menjadi penyebab kualitas tidur yang buruk yaitu stress.
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat stres
dengan kualitas tidur mahasiswa tingkat akhir program studi S1 Teknik Sipil di
Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Metode: Metode penelitian ini adalah deskriptif korelasi menggunakan pendekatan crosssectional
untuk menggambarkan antara tingkat stress dengan kualitas tidur mahasiswa
tingkat akhir di Universitas Sultan Agung Semarang. Subjek dalam penelitian ini 144
responden yang di pilih dengan menggunakan simple random sampling. kuesioner DASS
untuk mengukur tingkat stress, dan menggunakan kuesioner PSQI untuk mengukur
kualitas tidur
Hasil: Hasil penelitian ini didapati bahwa tingkat stress mahasiswa dan kualitas tidur
dalam tingkat stress berat dengan nilai rata rata 38,2%, dengan nilai p value 0,000
Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah mahasiswa yang mempunyai tingkat
stress yang tinggi dapat mempengaruhi kualitas tidur. Saran yang diberikan mahasiswa
dapat manajemen gaya hidup sehari-hari dengan menjaga keseimbangan antara bekerja
dan istirahat, makan dengan teratur dan dengan gizi yang seimbang, melakukan aktivitas
fisik yang seimbang misalnya dengan melakukan gerak sedang yang teratur selama 30
menit.
Kata Kunci: Tingkat Stress, Kualitas Tidur
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
