HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA MAHASISWA FIK UNISSULA YANG AKAN MENJELANG UJIAN AKHIR SEMESTER
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Keperawatan_30901900066_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: Stres dikaitkan dengan kenyataan yang tidak sesuai dengan
harapan dan suasana yang penuh tekanan. Stres yang berkepanjangan bisa
mempengaruhi aspek dan sistem tubuh seseorang dengan menimbulkan kecemasan,
kemarahan, dan frustrasi. Dampak dari stres emosional antara lain kecemasan,
emosi, depresi, serta stres fisik dan psikologis. Saat stres, siswa cenderung
melakukan aktivitas yang menyebabkan gangguan tidur dan insomnia. Stressor ini
dapat menyebabkan kecemasan akademik pada mahasiswa seperti perasaan stres
dan takut, yang mempengaruhi pada penurunan kinerja dan hasil nilai akademik
dari mahasiswa.
Metode: Jenis penelitian Kuantitatif dengen menggunakan cross sectional. Sampel
yang digunakan adalah mahasiswa Angkatan 2022 Fakultan Ilmu Keperawatan
Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Teknik yang digunakan adalah random
sampling sebanyak 143 responden. Uji yang digunakan pada penelitian ini adalah
uji Spearman rank.
Hasil: Hasil penelitian didapatkan dengan menggunakan Uji Spearman Rank. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa p value (0,000< 0,05). Hal ini berarti bahwa ada
hubungan yang signifikan antara stres dengen kejadian insomnia.
Simpulan: Terdapat hubungan antara tingkat stres dan kejadian insomnia pada
mahasiswa keperawatan angkatan 2022 (p value 0.000).
Kata Kunci: Tingkat stres, Kejadian Insomnia
Daftar Pustaka: 39 (2013-2022)
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
