HUBUNGAN PEMBERIAN MP-ASI DINI DENGAN KEJADIAN GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN PADA BAYI USIA 0-24 BULAN DI WILA YAH KERJA PUSKESMAS GENUKSEMARANG
Berkas Tugas Akhir
092070051-S1kep.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: Pemberian makanan padat atau tambahan terlalu dini dapat mengganggu pemberian ASI esklusif serta meningkatkan angka kesakitan pada bayi dan mudahnya terkena infeksi terutama infeksi saluran pencemaan. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemberian MP-ASI dini dengan kejadian gangguan sistem pencemaan pada bayi usia 0-24 bulan.
Metode: Penelitian ini, penelitian jenis observasi analitik dengan pendekatan secara Cross Sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Jumlah responden sebanyak 142 dengan tehnik simple random sampling. Data yang diperoleh diuji dengan uji Chi square.
Basil: berdasarkan hasil analisa diperoleh bahwa dari 142 responden menunjukkan distribusi frekuensi yang diberikan MP-ASI dengan gangguan sistem pencemaan sebanyak (33,1 %), yang diberikan MP-ASI tidak dengan gangguan sistem pencernaan sebanyak (31, 7% ). Distribusi frekuensi yang tidak diberi MP-ASI dan dengan gangguan sistem pencernaan sebanyak (8,5%), tidak memberikan MP-ASI dan tidak dengan gangguan sistem pencemaan sebanyak (26,8). Hasil uji chi square diperoleh nilai 9,78 dengan signifikan 0,002. Nilai
koefisien kontingensi 0,254 menunjukkan korelasi lemah.
Simpulan: Ada hubungan antara pemberian MP-ASI dini dengan kejadian gangguan sistem pencemaan pada bayi usia 0-24 bulan.
Kata kunei: MP-ASI dini, Gangguan Sistem Pencernaan.
Daftar Pustaka: 39 (1992-2011)
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
