INVESTIGASI DAN ANALISA STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT EKSISTING (STUDI KASUS GEDUNG BEA CUKAI TANJUNG EMAS)
Berkas Tugas Akhir
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Bangunan gedung di Indonesia semakin berkembang pesat setiap tahunnya dan juga akan ada pembaharuan peraturan-peraturan tentang SNI terbaru, Gedung Bea Cukai Tanjung Emas Semarang dilakukan berdasarkan kebutuhan yang tidak hanya untuk penilaian Sertifikat Laik Fungsi (SLF), namun untuk jangka panjang yang berguna untuk mengetahui tingkat kelayakan struktur eksisting. Dengan berdirinya Gedung Bea Cukai Tanjung Emas Semarang yang sudah berdiri sejak tahun 2010 karen bangunan di design sebelum tahun 2019 maka perlunya pengkajian ulang daripada gedung tersebut untuk mengetahui apakah diperlukanya perubahan struktur menurut SNI terbaru atau tidaknya menggunakan software atau aplikasi ETABS V.18.1.1.
Diperlukanya kembali proses analisis struktur untuk memastikan tingkat keamanannya. Sumber data dari penelitian ini berupa data primer dan sekunder. Metode yang digunakan meliputi Gambar Perencanaan Struktur, Hammer Test, Rebound Hammer, Waterpass, Kemudian permodelan struktur dan Analisa struktur menggunakan bantuan software ETABS V 18.1.1.
Setelah melakukan analisis terhadap struktur maka diperoleh kesimpulan bahwa Gedung bea Cukai Tanjung Emas Semarang masih tergitung aman walaupun ada beberapa perkuatan yang tidak banyak sehingga bangunan ini masih layak untuk digunakan.
Kata Kunci : Analisis, Eksisting, Gedung, Kelayakan, Struktur
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
