SIMULASI DISTRIBUSI JARINGAN AIR BERSIH PDAM SEMARANG SELATAN (STUDI KASUS PADA KELURAHAN GEDAWANG, KELURAHAN PUDAKPAYUNG, KELURAHAN BANYUMANIK)
Berkas Tugas Akhir
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Air bersih merupakan kebutuhan pokok berkelanjutan dan harus diimbangi dengan sistem distribusi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan air bersih dan simulasi distribusi air pada tahun 2027 di Kelurahan Gedawang, Kelurahan Pudakpayung dan Kelurahan Banyumanik.
Menghitung kebutuhan air bersih diawali dengan menghitung prediksi pertumbuhan penduduk menggunakan metode Geometrik, Aritmatik dan Eksponensial . Metode paling efektif adalah metode eksponensial dengan nilai deviasi terkecil daripada metode lain yang digunakan dalam penelitian ini, jumlah penduduk pada tahun 2027 di Kelurahan Gedawang 9.850 jiwa, kelurahan Banyumanik 11.961 jiwa, dan kelurahan Pudakpayung 25.614 jiwa. Analisis kebutuhan air bersih dengan mengacu pada ketentuan Millenium Development Goals (MDG) pada tahun 2027 di kelurahan gedawang prediksi kebutuhan air sebesar 16,55 L/detik, kelurahan Pudakpayung kebutuhan airnya sebesar 41,69 L/detik, dan Kelurahan Banyumanik kebutuhan airnya sebesar 19,60 L/detik.
Hasil simulasi menggunakan aplikasi epanet 2.2 ini menggunakan pipa jenis HDPE dan PVC (Polyvinyl Chloride) dengan diameter 150 mm, 200 mm, dan 300 mm. Dari simulasi yang telah dibuat menunjukan distribusi berlangsung dengan baik dan air mengalir pada lokasi kajian.
Kata Kunci: Air Bersih; Distribusi Air;Pertumbuhan; Kebutuhan; Epanet 2.2
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
