HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN PRE TINDAKAN ELEKTROFISIOLOGI DENGAN NYERI POST TINDAKAN ELEKTROFISIOLOGI PADA PASIEN ARITMIA DI CATHETERIZATION LABORATORIUM (CATH LAB) RSI SULTAN AGUNG
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Keperawatan_30902000266_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: Aritmia salah satu penyakit gangguan irama jantung yang
memiliki persentase yang semakin meningkat di Indonesia, keluhan aritmia sering
mendadak perlu penatalaksanaan segera untuk terminasi aritmia. Salah satu
tindakanya studi elektrofisiologi pada pasien ventrikel ekstrasistol. Komplikasi
yang mencul membuat sebagian besar pasien mengalami kecemasan, cemas yang
berdampak pada nyeri yang dialami pasien post tindakan elektrofisiologi studi.
Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu desain penelitian korelatif.
Populasi pasien aritmia di Cath Lab Rumah Sakit Islam Sultan Agung yang
dilakukan tindakan elektrofisiologi pada periode September sampai Desember
2021 sebanyak 30, menggunakan total sampling, pengambilan data menggunakan
kuesioner, uji yang digunakan spearman rho.
Hasil: Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 28 (93,3%),
berumur 17-25 tahun sebanyak 15 (50,0%), bekerja sebanyak 25 (83,3%) dan
berpendidikan perguruan tinggi sebanyak 20 (66,7%), mengalami cemas sedang
sebanyak 16 (53,3%), mengalami nyeri sedang sebanyak 15 (50,0%)
Simpulan: Ada hubungan kecemasan dengan tingkat nyeri pasien aritmia
dengan nilai p 0,005 (p<0,05)
Kata kunci
: Kecemasan, Elektrofisiologi, Nyeri
Daftar Pustaka : 89 (2011 – 2020)
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
