library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

KEBIJAKAN PELAKSANAAN DIVERSI DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA

Detail Tugas Akhir

KEBIJAKAN PELAKSANAAN DIVERSI DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA

AMELIAWATI, DESSITA (2022) KEBIJAKAN PELAKSANAAN DIVERSI DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
20302000024_fullpdf.pdf
PDF
Text
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (76kB)

Abstract

Tujuan penelitian dalam penelitian ini ialah untuk mengkaji dan menganalisis kebijakan pelaksanaan diversi dalam sistem peradilan pidana anak sebagai pelaku tindak pidana dalam hukum positif saat ini dan untuk mengkaji dan menganalisis kebijakan pelaksanaan diversi dalam sistem peradilan pidana anak sebagai pelaku tindak pidana dalam pembaharuan hukum pidana yang akan datang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis, dengan metode penelitian deskriptif analitis. Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder yang akan dianalisis secara kualitatif. Permasalahan penelitian dianalisis menggunakan teori keadilan dan teori kemanfaatan.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kebijakan diversi dalam penanganan tindak pidana yang dilakukan anak dengan melalui proses musyawarah keluarga di mana musyawarah keluarga ini dipilih dalam menyelesaikan perkara tindak pidana yang dilakukan oleh anak dimaksudkan untuk menyelesaikan perkara anak melalui musyawarah yang melibatkan keluarga pelaku dan keluarga korban dengan difasilitasi oleh fasilitator dari pihak yang netral agar memperoleh kesepakatan dari kedua belah pihak. Penerapan belum berkeadilan karena semua perkara pidana anak belum semua dilakukan upauya diversi. Kebijakan diversi dimasa yang akan datang adalah konsistensi melalukan upaya diversi atau pengalihan merupakan suatu mekanisme yang memungkinkan anak dialihkan dari proses pelayanan sosial, diprioritaskan, karena keterlibatan anak dalam proses peradilan sebetulnya telah mengalami proses stigmatisasi. Penerapan mekanisme ini di semua tingkat pemeriksaan, akan sangat mengurangi dampak negatif keterlibatan anak dalam proses peradilan itu. Penyidikan anak merupakan titik tolak yang mempengaruhi kepribadian anak, ia dapat menjadi baik atau sebaliknya, oleh karena itu, diperlukan adanya suatu sinergitas kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan dalam melayani dan menanganai anak.

Kata Kunci : Kebijakan, Diversi, Pelaku Anak

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints