REDESAIN STRUKTUR GEDUNG 10 LANTAI (Studi Pada Struktur Gedung Amaris Madiun)
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Negara Republik Indonesia merupakan negara yang memiliki daerah yang sering mengalami gempa bumi, ini dikarenakan Kawasan Indonesia yang berada disepanjang jalur seismik bergejolak yang disebut cicin api pasifik. Hal ini mengharuskan perencanaan mengunakan perencanaan desain struktur tahan gempa, dengan acuan standarisasi terbaru.
Pada penyusuan tugas akhir ini melakukan Redesain Struktur Gedung 10 Lantai dengan studi kasus pada bangun struktur Gedung Amaris Madiun. Perencanaan ini menggunakan acuan SNI 1726:2019 tentang ketahanan gempa untuk sruktur bangunan Gedung dan non Gedung dan SNI-2847:2019 tentang persyaratan beton struktural untuk bangunan Gedung. Dengan bantuan program aplikasi seperti ETABS v18, SPColumn, dan AUTOCAD v10.
Hasil analisis yang didapatkan dan telah memenuhi syarat yaitu sistem struktur menggunakan sistem ganda (Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dan dinding geser). Efektifitas struktur frame mampu menahan gaya lateral lebih dari 25% yaitu 27,37%. Kontrol simpangan antar lantai telah memenuhi syarat dimana simpangan terbesar 23,25 mm kurang dari batas izinnya sebesar 26,15 mm. Pada struktur sistem rangka pemikul momen khusus didapatkan 8 tipe balok dengan dimensi balok terbesar yaitu 350 x 700 mm dan didapatkan 1 tipe kolom dengan dimensi kolom 700 x 700 mm dengan hasil strong column-weak beam didapatkan kuat lentur kolom lebih besar dari kuat lentur balok dengan rasio 1,72 lebih dari rasio minimumnya yaitu 1,2.
Kata Kunci : Gempa; Redesain; Sistem Ganda;Struktur
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
